Suara ledakan dahsyat dilaporkan mengguncang Fuerte Tiuna, markas Kementerian Pertahanan Venezuela, pada Sabtu (3/1) dini hari. Insiden ini memicu kepanikan di Ibu Kota Caracas, dengan kepulan asap hitam membumbung tinggi di beberapa titik.
Menurut laporan New York Times dan media Venezuela Efecto Cocuyo, sejumlah saksi mata di sekitar Fuerte Tiuna, termasuk warga Cumbres de Curumo, mendengar suara ledakan yang sangat keras dan terjadi terus-menerus di pangkalan militer tersebut. Seorang warga Las Mercedes juga melaporkan melihat kepulan asap di arah La Carlota, lokasi pangkalan udara militer Venezuela.
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Ledakan yang disertai dengungan pesawat ini dilaporkan terdengar di seluruh Caracas sekitar pukul 02.00 dini hari waktu setempat. Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan asap membumbung dari beberapa lokasi, membuat warga bergegas keluar rumah dalam keadaan panik.
Hingga saat ini, pemerintah Venezuela belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Pentagon, markas besar Departemen Pertahanan Amerika Serikat, juga belum memberikan komentar.
Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Venezuela dan Amerika Serikat. Presiden AS Donald Trump berulang kali menyatakan niatnya untuk melancarkan operasi darat di Venezuela dengan dalih memberantas perdagangan narkoba. AS sebelumnya telah meluncurkan serangan terhadap kapal-kapal di perairan Karibia.
Presiden Venezuela Nicolas Maduro memprotes keras operasi AS tersebut. Menurut Maduro, tindakan AS hanyalah dalih untuk menggulingkan pemerintahannya, bukan murni untuk memerangi narkoba. Mureks mencatat bahwa ketegangan diplomatik dan militer antara kedua negara telah berlangsung intens dalam beberapa waktu terakhir, menambah kompleksitas situasi keamanan di Venezuela.






