Nasional

Kurikulum Merdeka PAI Kelas 5 Semester 2: Menyelami Nilai Islam Kontekstual dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Materi Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk kelas 5 semester 2 dalam Kurikulum Merdeka dirancang untuk membantu siswa memahami ajaran Islam secara lebih mendalam, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini tidak hanya menekankan pada hafalan, melainkan juga mengajak siswa menalar makna di balik setiap pembelajaran agar nilai-nilai keislaman dapat diterapkan secara nyata.

Kurikulum Merdeka memberikan ruang belajar yang lebih fleksibel, mendorong interaksi aktif, kreatif, dan menyenangkan antara guru dan siswa. Mureks mencatat bahwa fleksibilitas ini krusial dalam membentuk pemahaman agama yang komprehensif.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

Materi PAI Kelas 5 Semester 2 Kurikulum Merdeka

Materi PAI Kelas 5 Semester 2 Kurikulum Merdeka disusun untuk menanamkan nilai keimanan, akhlak, dan kepedulian sosial melalui tema-tema yang dekat dengan pengalaman siswa. Seluruh materi dirancang secara runtut agar peserta didik dapat belajar dengan nyaman, aktif, dan bermakna, sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka.

Dikutip dari buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk kelas 5 SD karya Soleh Baedowi, dkk, berikut adalah beberapa materi utama yang akan dipelajari:

Hidup Damai dalam Kebersamaan

Materi ini mengajak siswa memahami pentingnya hidup rukun, saling menghormati, serta bekerja sama dalam perbedaan. Melalui tahapan pra-pembelajaran, skema pembelajaran, dan panduan pembelajaran, siswa diarahkan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman. Kegiatan seperti ‘ayo bermain atau berkreasi’ serta ‘ayo mengenal diri’ membantu anak mengenali sikap positif yang perlu diterapkan. Rangkuman, kebiasaan, pesan moral, hingga catatan orang tua berfungsi memperkuat pembiasaan sikap damai dalam kehidupan sehari-hari.

Ketika Berhentinya Kehidupan

Materi ini membahas tentang kematian sebagai ketetapan Allah Swt. dengan bahasa yang sederhana dan menenangkan. Siswa diajak memahami sikap yang benar ketika menghadapi peristiwa kematian, seperti bersabar, berdoa, dan memperbanyak amal saleh. Melalui refleksi diri, pesan moral, serta kegiatan pengayaan dan remedial, siswa belajar menyadari bahwa kehidupan harus diisi dengan perbuatan baik.

Senangnya Berteman

Materi ini menanamkan nilai persahabatan yang dilandasi sikap toleransi dan saling menghargai, tanpa membedakan agama maupun latar belakang. Melalui hikmah berteman, aktivitas bermain dan berkreasi, serta kegiatan mengenal diri, siswa belajar empati, kerja sama, dan kepedulian sosial. Materi ini sangat penting untuk menciptakan suasana harmonis di sekolah dan lingkungan rumah.

Ibadah Haji dan Kurban

Materi ini mengenalkan makna ibadah haji dan kurban sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Swt. Penekanan tidak hanya pada pengetahuan, tetapi juga pada nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Perjuangan Khulafaurrasyidin

Materi terakhir menyajikan keteladanan para pemimpin Islam awal yang penuh kejujuran, tanggung jawab, dan semangat persatuan. Melalui materi ini, siswa diharapkan mampu meneladani akhlak mulia dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari secara sederhana namun bermakna.

Mureks