Model asal Brasil, Suzy Cortez, melontarkan tudingan kontroversial terhadap Antonela Roccuzzo, istri bintang sepak bola Lionel Messi. Cortez mengklaim Roccuzzo melakukan intervensi yang berujung pada pelarangannya menghadiri final Piala MLS pada 7 Desember 2025 lalu, di mana Lionel Messi dan Inter Miami berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Vancouver Whitecaps.
Berbicara dalam program Extra, Cortez mengungkapkan perasaannya yang “dihina dan dipermalukan di depan umum” akibat insiden tersebut. “Saya merasa dipermalukan. Tidak ada seorang pun yang pantas dilarang menghadiri acara olahraga publik hanya karena masalah pribadi atau kontroversi media sosial,” tegas Cortez.
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
Menurut penuturan model tersebut, larangan masuk ke Stadion Chase terjadi setelah Inter Miami menerima permintaan dari Antonela Roccuzzo. Cortez juga mengklaim bahwa ia telah diblokir dari semua akun media sosial yang terkait dengan keluarga Messi. Hingga Selasa, 06 Januari 2026, pihak Lionel Messi, Antonela Roccuzzo, maupun Inter Miami belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan ini.
Miss BumBum 2015 itu menyatakan masih menantikan penjelasan yang memuaskan. Ia bahkan tidak menutup kemungkinan untuk secara terbuka menghadapi atau berbicara lebih lanjut jika diberi kesempatan selama gelaran Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Mureks mencatat bahwa Cortez dikenal sebagai penggemar berat Messi sejak lama, mengikuti karier sang superstar Argentina dari Barcelona, PSG, hingga kini di Inter Miami. Messi sendiri telah menikah dengan Antonela Roccuzzo sejak 2017 dan dikaruniai tiga putra.
Peluang Lionel Messi Meraih Ballon d’Or Kesembilan di Piala Dunia 2026
Di tengah pusaran kontroversi tersebut, sorotan juga tertuju pada peluang Lionel Messi untuk kembali mengukir sejarah. Bintang berusia 38 tahun ini masih berpotensi meraih penghargaan individu bergengsi kesembilannya, Ballon d’Or, terutama jika Argentina mampu tampil gemilang di Piala Dunia 2026.
Menurut laporan The Times, Messi saat ini berada di posisi kesembilan dalam peringkat Ballon d’Or 2026, berdasarkan statistik dan ranking sepak bola internasional. Namun, potensi Argentina untuk melaju jauh atau bahkan mempertahankan gelar juara dunia mereka untuk kedua kalinya secara berturut-turut, dapat membuka lebar peluang Messi untuk memenangkan penghargaan individu paling bergengsi di dunia itu.
Sebelumnya, bermain untuk Inter Miami di MLS dianggap hampir tidak memberinya peluang. Namun, penampilan individunya yang mengesankan di musim 2025 liga profesional Amerika Serikat telah membantunya kembali ke jalur persaingan. Sejarah menunjukkan bahwa di tahun-tahun Piala Dunia, performa internasional selalu menjadi faktor kunci dalam menentukan pemenang Ballon d’Or. Messi sendiri telah memenangkan penghargaan ini sebanyak delapan kali, terakhir pada tahun 2023 setelah memimpin Argentina meraih kemenangan di Piala Dunia 2022.
Jika Argentina berhasil memenangkan Piala Dunia 2026, yang dijadwalkan berlangsung dari Juni hingga Juli 2026 di AS, Kanada, dan Meksiko, Messi dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk bersaing memperebutkan gelar. Menurut analisis dari Goal, gelar Piala Dunia kedua berturut-turut—sebuah prestasi yang belum pernah terjadi sejak Brasil pada tahun 1958-1962—akan memungkinkan Messi untuk mencetak rekor baru yang belum pernah terpecahkan.
Penting untuk diingat bahwa belum ada pemain di era modern yang tidak bermain di level klub Eropa yang pernah memenangkan Ballon d’Or. Namun, Lionel Messi, dengan segala keistimewaannya, selalu menjadi pengecualian yang mampu mematahkan setiap batasan.






