Nasional

Kepala SMK 7 Medan: Revitalisasi Era Prabowo Hadirkan Laboratorium Akuntansi, Tingkatkan Motivasi Siswa

SMK Negeri 7 Medan kini memiliki fasilitas laboratorium akuntansi modern berkat program revitalisasi sekolah yang digagas oleh pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Fasilitas baru ini diharapkan dapat membekali para siswa dengan keterampilan praktis yang relevan dengan dunia kerja.

Kepala Sekolah SMK Negeri 7 Medan, Evi Herawati Lubis (54), mengungkapkan rasa syukurnya atas program revitalisasi tersebut. Ia mengaku sempat berjuang untuk mewujudkan laboratorium akuntansi di sekolahnya.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

“Kebetulan kita dapat pembangunan rehab. Saya sempat tiga kali bolak-balik ke Jakarta. Saya ingin bangun SMK 7 itu punya lab akuntansi. Kenapa akuntansi? Karena kebetulan akuntansi itu luar biasa peminatnya, lapangan kerjanya juga banyak,” kata Evi, Selasa (6/1), saat ditemui di SMK Negeri 7 Medan.

Selain laboratorium akuntansi, sekolah tersebut juga menerima bantuan revitalisasi satu toilet dan ruangan bimbingan konseling. Evi menilai program ini sangat luar biasa dan memberikan dampak positif.

“Luar biasa programnya Bapak Presiden. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ungkapnya, menambahkan bahwa siswa menjadi lebih termotivasi. “Mereka jadi lebih termotivasi untuk belajar. Dampak positifnya sangat luar biasa. Setelah ada lab ini.”

Menurut Evi, program bantuan pendidikan pemerintah Indonesia di era Prabowo ini bertujuan memodernisasi infrastruktur sekolah dengan teknologi digital, menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas. Hal ini krusial untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan era digital.

“Prioritas Bapak (Prabowo) untuk memberikan percepatan pembangunan dengan digitalisasi, apalagi dengan sekarang menyalurkan semua bantuan kepada pendidikan,” jelasnya.

Evi juga menyampaikan harapannya agar pemerintah, khususnya Presiden Prabowo, terus memberikan perhatian lebih kepada para guru demi kemajuan pendidikan di Indonesia. “Harapan saya kepada Bapak Presiden, kepada pemerintah kita, terus memberikan perhatian yang lebih,” tuturnya.

“Teruslah sehat Bapak, supaya juga percepatan dan mimpi-mimpi Bapak kami menjadi guru-guru hebat, guru-guru yang berkarakter, guru-guru yang memanusiakan manusia,” imbuhnya.

Bekal Berharga untuk Dunia Kerja

Eka Sriwahyuni Purba (47), seorang guru akuntansi di SMK Negeri 7 Medan, turut menyambut gembira bantuan revitalisasi ini. Ia meyakini, laboratorium akuntansi akan sangat membantu siswa dalam menerapkan materi teori ke praktik nyata di dunia kerja.

“Senang. Apalagi di akuntansi, di akuntansi kebetulan, kan di lab ya, bahagia. Berarti anak-anak bisa mungkin menambah wawasan di mereka, menambah latihan kinerja mereka, yang bisa kami ajarkan, bisa langsung mereka praktikkan di ruang lab yang direvitalisasi ini,” ujar Eka, Minggu (4/1), seperti dipantau Mureks.

Mureks mencatat bahwa selain gedung laboratorium baru, fasilitas penunjang seperti komputer dan peralatan akuntansi juga termasuk dalam program revitalisasi tersebut. Eka merinci, “Gedungnya beserta isi di dalam bisa bangkunya, nanti katanya juga peralatan komputernya, peralatan di akuntansi untuk praktik buku kas, bank mini, seperti itu.”

Kehadiran fasilitas Interactive Flat Panel (IFP) juga disambut antusias oleh Eka dan para siswa. Teknologi ini dinilai meningkatkan kualitas pembelajaran di ruang kelas.

“Kalau dengan TV, model layar sentuh, anak-anak melihat itu, udah ada euforia tersendiri, gitu, kan. Eh, canggih, ya, seperti itu, kan. Kita punya, agak bangga juga, SMK 7 punya alat yang canggih,” ucapnya.

Eka Sriwahyuni Purba menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas bantuan revitalisasi ini. Ia berharap fasilitas canggih yang diberikan pemerintah dapat memotivasi siswa-siswi untuk belajar lebih giat dan meraih kesuksesan.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya sudah memberikan bantuan kepada SMK 7 ini. Mudah-mudahan anak-anak ini juga makin giat belajarnya, makin sukses. Terima kasih yang sebesar-besarnya,” pungkasnya.

SMK Negeri 7 Medan merupakan salah satu penerima bantuan revitalisasi senilai Rp 3,17 miliar dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Bantuan tersebut dialokasikan untuk pembangunan empat gedung baru guna mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan.

Mureks