Kepadatan lalu lintas parah melanda Jalan Raya Sawangan, Depok, pada Jumat (9/1/2026), memicu keluhan dari warga setempat. Tingginya volume kendaraan yang melintas di ruas jalan tersebut, ditambah dengan kondisi jalan yang relatif sempit, menjadi pemicu utama kemacetan yang kerap terjadi, terutama pada jam-jam sibuk.
Pantauan Mureks di lokasi menunjukkan, arus kendaraan seringkali tersendat, menciptakan antrean panjang yang menghambat mobilitas harian masyarakat. Keberadaan bus dengan dimensi lebar turut memperparah situasi, karena kendaraan besar ini mengambil porsi jalan yang lebih banyak dibandingkan jenis kendaraan lain.
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Kondisi ini secara langsung menyulitkan pengendara sepeda motor untuk mendahului, sehingga seringkali terjadi penumpukan kendaraan di belakang bus. Selain itu, ketiadaan jalur khusus bagi transportasi umum dinilai semakin memperumit dinamika lalu lintas di kawasan padat tersebut.
Ilham (32), seorang pesepeda motor yang setiap hari melintasi Jalan Raya Sawangan, mengungkapkan rasa frustrasinya. Ia menilai, pelebaran jalan merupakan solusi paling efektif untuk mengurai kemacetan yang sudah menjadi rutinitas. “Syukur-syukur jika ada jalur khusus bus atau angkutan umum, mungkin kepadatan bisa terurai,” ujarnya, berharap adanya intervensi dari pihak berwenang.
Situasi ini menyoroti tantangan mobilitas yang dihadapi warga Depok, khususnya di Jalan Raya Sawangan, yang membutuhkan penanganan komprehensif untuk menciptakan kelancaran arus lalu lintas.






