Pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan tarif tenaga listrik pada awal tahun 2026. Kebijakan ini berlaku untuk triwulan I 2026, yakni periode Januari hingga Maret, bagi seluruh golongan pelanggan, baik non-subsidi maupun bersubsidi.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, menegaskan bahwa keputusan ini diambil demi menjaga stabilitas ekonomi nasional dan melindungi daya beli masyarakat di awal tahun. “Berdasarkan perhitungan parameter tersebut, secara formula tarif tenaga listrik berpotensi mengalami perubahan. Namun untuk menjaga daya beli masyarakat, pemerintah memutuskan tarif tenaga listrik Triwulan I Tahun 2026 tetap atau tidak mengalami perubahan,” ujar Tri dalam keterangan resmi pada Rabu (31/12/2025).
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Penetapan tarif listrik ini berlandaskan pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero). Menurut Mureks, regulasi tersebut mengamanatkan penyesuaian tarif listrik bagi pelanggan non-subsidi setiap tiga bulan, dengan mempertimbangkan sejumlah indikator ekonomi makro. Parameter yang menjadi acuan meliputi nilai tukar rupiah, Indonesian Crude Price (ICP), tingkat inflasi, serta Harga Batubara Acuan (HBA).
Selain 13 golongan pelanggan non-subsidi, tarif listrik untuk 25 golongan pelanggan bersubsidi juga dipastikan tidak mengalami perubahan. Pemerintah berkomitmen melanjutkan pemberian subsidi listrik sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi serta memberikan kepastian bagi masyarakat dan pelaku usaha. Tri Winarno menambahkan, pemerintah bertekad menjaga keterjangkauan tarif listrik sekaligus memastikan keberlanjutan pasokan tenaga listrik nasional.
Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk menggunakan energi listrik secara bijak guna mendukung ketahanan dan kemandirian energi. Kementerian ESDM juga meminta PT PLN (Persero) untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik, meningkatkan kualitas layanan, serta mengoptimalkan efisiensi operasional demi memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan.






