Tren

Kejutan United Cup: Tiongkok Berhasil Kalahkan Belgia di Sydney Setelah Pertarungan Sengit

SYDNEY – Tim tenis Tiongkok berhasil menciptakan kejutan besar di turnamen United Cup Sydney, Australia, Sabtu (03/01/2026), dengan menundukkan Belgia dalam pertandingan fase grup. Kemenangan ini datang setelah pertarungan sengit, meskipun Belgia sempat unggul melalui penampilan solid Elise Mertens di partai tunggal putri.

Pada pertandingan tunggal putri Grup B, petenis nomor satu Belgia, Elise Mertens, menunjukkan dominasinya dengan mengalahkan Zhu Lin dari Tiongkok 6-2, 6-2. Kemenangan yang diraih dalam waktu 1 jam 18 menit ini menandai awal musim tur WTA ke-12 Mertens dengan gemilang. Menurut catatan WTA, ini adalah kemenangan keempat Mertens dalam lima pertemuan karier melawan Zhu Lin.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

Zhu Lin, petenis berusia 31 tahun, diketahui sempat mengalami penurunan peringkat WTA akibat cedera siku pada paruh kedua tahun 2025. Mureks mencatat bahwa Zhu, yang sempat berada di peringkat 493 pada Agustus, berhasil bangkit dan mencapai babak keempat turnamen WTA 1000 di Montreal, memulai tahun 2026 dengan peringkat 168 dunia. Namun, Mertens terbukti terlalu tangguh bagi petenis nomor enam Tiongkok tersebut.

“Saya sangat senang bisa kembali dan memulai dengan baik,” ujar Mertens setelah pertandingan. “Pertandingan pertama adalah tentang mendapatkan bola, mendapatkan mentalitas, dan segalanya, jadi saya sangat senang bisa menyelesaikan pertandingan ini.”

Perjuangan Zhang Zhizhen Menyamakan Kedudukan

Keunggulan Belgia tidak bertahan lama. Di sektor tunggal putra, Zhang Zhizhen dari Tiongkok menunjukkan semangat juang luar biasa. Ia berhasil membalikkan keadaan setelah tertinggal satu set, mengalahkan Zizou Bergs dari Belgia dengan skor 6-7(2), 7-6(3), 7-5 dalam pertandingan maraton berdurasi 2 jam 53 menit. Kemenangan ini menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

“Saya rasa dia melakukan servis dengan sangat baik dan kemudian saya tidak punya kesempatan,” kata Zhang dalam wawancara di lapangan, merujuk pada performa Bergs. “Servis keduanya sangat cepat, 180 kilometer per jam, yang tidak bisa saya tanggapi secepat itu. Tapi saya sangat senang bisa bertahan untuk tim sampai akhir. Saya tidak menyerah dan tetap sabar. Kami berdua memainkan pertandingan yang sangat bagus hari ini.”

Zhang, mantan petenis peringkat 31 ATP yang sempat absen enam bulan musim lalu karena cedera bahu, tampil impresif dengan mencetak 12 ace dan tidak menghadapi satu pun break point. Meskipun Bergs mencetak 18 ace, Zhang berhasil memanfaatkan 10 break point yang didapatkannya untuk menjaga asa Tiongkok tetap hidup.

Ganda Campuran Penentu Kemenangan Tiongkok

Pertandingan penentu kemenangan Tiongkok datang dari sektor ganda campuran. Zhang Zhizhen kembali beraksi, kali ini berpasangan dengan Zhu Lin. Pasangan Tiongkok ini berhasil mengalahkan duet Belgia, Bergs dan Mertens, dengan skor 5-7, 7-6(5), 10-6 dalam super tie-break yang mendebarkan.

Zhang menjelaskan strategi timnya di partai ganda. “Dalam ganda, kami hanya perlu memenangi satu set ditambah super tie-break,” katanya. “Kami benar-benar menggunakan set pertama untuk mencoba bermain lebih baik dan mencoba lebih banyak hal dalam permainan servis dan kemudian bersiap untuk set kedua dan mudah-mudahan set ketiga.”

Dengan kemenangan di ganda campuran ini, Tiongkok secara resmi mengamankan kemenangan atas Belgia di fase grup United Cup, menandai awal yang mengejutkan dan penuh semangat di turnamen pembuka musim tenis 2026.

Mureks