Berita

Kapolres Bogor: “Jalan Gelap dan Rambu Tak Layak Picu Kecelakaan di Kabupaten Bogor”

Kepolisian Resor (Polres) Bogor menyoroti kondisi penerangan jalan yang minim serta rambu lalu lintas yang tidak layak di sejumlah titik rawan kecelakaan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu pemicu utama insiden lalu lintas di wilayah tersebut.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan, pihaknya telah memetakan lokasi-lokasi yang kerap menjadi titik rawan kecelakaan. Menurutnya, kondisi infrastruktur jalan di area tersebut sangat memprihatinkan.

Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id

“Anatominya rata-rata jalannya gelap, licin, rambu dan markanya tidak layak. Untuk itu, pada kesempatan ini, saya memohon bantuan kepada Pak Wakil Bupati, Pak Ketua DPRD, mungkin nanti rinciannya akan diserahkan oleh Pak Kasat Lantas nanti ke pihak pemerintah daerah,” kata Wikha, dikutip Kamis (1/1).

Wikha menambahkan, minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) dan marka jalan yang pudar berkontribusi besar terhadap tingginya angka kecelakaan. “Sehingga lokasi-lokasi rawan laka (kecelakaan) ini yang kebanyakan karena jalannya gelap, tidak ada PJU-nya, kemudian markahnya sudah sedikit, itu bisa diminimalisir,” ungkapnya.

Menanggapi sorotan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatinka, memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan menindaklanjuti masukan dari pihak kepolisian. Ia menyebut, koordinasi antara Pemkab dan Polres Bogor selama ini berjalan baik.

“Selama ini memang Pemkab Bogor sinergi dengan Polres Bogor. Masukan-masukan seperti itu langsung ditindaklanjuti,” kata Sekda kepada wartawan, Sabtu (3/1/2026).

Ajat menjelaskan, perbaikan titik-titik rawan kecelakaan biasanya akan dilakukan dalam waktu dekat. Namun, Mureks mencatat bahwa realisasi perbaikan akan sangat bergantung pada ketersediaan anggaran daerah.

“Selama ini begitu (diperbaiki dalam waktu dekat) sesuai ketersediaan anggaran,” ungkapnya.

Mureks