Otomotif

Kakorlantas Polri: Angka Kecelakaan Lalu Lintas Turun 7 Persen Selama Operasi Lilin Nataru 2025/2026

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengumumkan keberhasilan Operasi Lilin dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Operasi yang berlangsung sejak 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dan dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas hingga 7 persen.

Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Korlantas Polri atas kelancaran dan keamanan pelaksanaan operasi tersebut. Menurut Agus, seluruh rangkaian Operasi Lilin resmi berakhir pada Minggu (4/1) malam, dengan hasil yang memuaskan.

Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id

Apresiasi Kakorlantas dan Kondusifitas Nataru

Dalam keterangannya pada Senin (5/1), Agus Suryonugroho menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan Nataru merupakan buah kerja kolektif seluruh personel Polri di lapangan, khususnya jajaran lalu lintas yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Operasi Lilin dimulai tanggal 20 hingga tanggal 2 diperpanjang dengan KRYD sudah selesai tadi malam, alhamdulillah berjalan dengan baik. Tentunya saya selaku Kakorlantas juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel Korlantas Polri,” ujar Agus.

Ia menambahkan, perayaan Natal dan malam Tahun Baru berlangsung dalam kondisi kondusif. Bahkan, pengamanan pada puncak malam pergantian tahun dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menunjukkan keseriusan Polri dalam menjamin keamanan publik.

“Dari indikator Operasi Lilin atau pengamanan Natal dan Tahun Baru, rangkaian kegiatannya berjalan dengan lancar. Perayaan Natal kondusif, perayaan Tahun Baru juga kondusif, langsung dipimpin oleh Bapak Kapolri,” tambahnya.

Penurunan Angka Kecelakaan dan Fatalitas

Agus Suryonugroho juga menyoroti keberhasilan ini sebagai indikator kehadiran negara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama momentum libur panjang. Mureks mencatat bahwa pengamanan Nataru tidak hanya berfokus pada kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) tetap terjaga.

“Salah satu indikator yang harus kita sampaikan yaitu berkaitan dengan bagaimana negara dan kita hadir untuk memastikan bahwa rangkaian kegiatan selama Operasi Lilin kondusif dari sisi harkamtibmas,” jelas Agus.

Selain situasi keamanan yang terkendali, Kakorlantas juga mengungkapkan capaian positif dari sisi keselamatan lalu lintas. Selama Operasi Nataru, jumlah peristiwa kecelakaan lalu lintas tercatat mengalami penurunan sebesar 7 persen dibandingkan periode sebelumnya.

“Jumlah peristiwa kecelakaan menurun sejumlah 7 persen,” kata Agus.

Lebih lanjut, penurunan signifikan juga terjadi pada angka fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Kakorlantas mencatat, jumlah korban meninggal dunia selama Operasi Nataru berhasil ditekan hingga 27,12 persen.

“Jumlah fatalitas korban meninggal dunia menurun 27,12 persen. Ini operasi yang kita lakukan, ini kerja rekan-rekan semuanya, ini salah satu indikator bahwa Operasi Natal dan Tahun Baru berhasil,” tegasnya.

Persiapan Menuju Operasi Ketupat

Menutup arahannya, Agus Suryonugroho mengingatkan bahwa tugas kepolisian tidak berhenti setelah Operasi Nataru selesai. Ia menyebut jajaran Polri akan segera bersiap menghadapi agenda pengamanan berikutnya, yakni Operasi Ketupat, yang akan dilaksanakan satu atau dua bulan lagi.

“Tentunya tidak ada pekerjaan yang selesai. Operasi Nataru selesai, satu atau dua bulan lagi kita sudah mempersiapkan Operasi Ketupat. Mari kita jaga marwah Polri, mari kita jaga marwah Polantas agar kita bisa melaksanakan tugas dengan sepenuh hati dan melayani masyarakat dengan ikhlas,” pungkasnya.
Mureks