Keuangan

KAI Commuter Umumkan Lonjakan Penumpang 17,7 Juta Selama Nataru 2025-2026, Naik Signifikan

PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) mencatat lonjakan signifikan jumlah pengguna layanan Commuter Line selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Terhitung mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, total 17,7 juta penumpang memanfaatkan layanan Commuter Line Jabodetabek, Basoetta, dan Merak.

Karina Amanda, VP Corporate Secretary KAI Commuter, menjelaskan rincian peningkatan tersebut. “Commuter Line Jabodetabek melayani sebanyak 17.375.216 orang Commuter atau naik 5,85 persen dari periode Nataru tahun sebelumnya yang sebanyak 16.414.378 pengguna,” ujar Karina pada Senin (5/1/2026).

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Selain Jabodetabek, Commuter Line Basoetta juga mengalami kenaikan penumpang sebesar 20,82 persen dengan total 126.845 pengguna. Sementara itu, Commuter Line Merak mencatat 275.003 pengguna, meningkat 3,72 persen dibandingkan periode Nataru sebelumnya. Menurut Mureks, data ini menunjukkan tren positif penggunaan transportasi publik.

“Peningkatan ini menunjukkan bahwa Commuter Line masih menjadi pilihan utama masyarakat dalam bermobilitas selama libur panjang akhir tahun,” tambah Karina.

Puncak Kepadatan dan Stasiun Favorit

Puncak volume pengguna Commuter Line Jabodetabek terjadi pada malam tahun baru, Rabu (31/12/2025), dengan total mencapai 1.133.689 pengguna dalam satu hari. Lonjakan ini sejalan dengan pergerakan masyarakat pada masa liburan dan beberapa titik puncak acara malam tahun baru yang berlokasi di Pusat Kota Jakarta.

Stasiun Bogor menjadi stasiun dengan volume pengguna tertinggi selama periode Nataru, mencapai 1.030.47 orang. Disusul oleh Stasiun Tanah Abang dengan 845.680 orang, dan Stasiun Sudirman sebanyak 616.435 orang.

KAI Commuter juga mencatat volume pengguna transit tertinggi. Pada 1 Januari 2026, Stasiun Manggarai mencatat 214.948 orang transit, sedangkan Stasiun Tanah Abang pada 31 Desember 2025 mencapai 154.311 orang.

“Tingginya volume di stasiun-stasiun tersebut tidak terlepas dari peran stasiun sebagai simpul utama mobilitas masyarakat dan integrasi menuju kawasan wisata, pusat kota, pusat perbelanjaan, maupun daerah penyangga,” jelas Karina.

Dukungan Operasional dan Promo Menarik

Selama masa Nataru, KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 1.065 perjalanan Commuter Line Jabodetabek. Khusus malam tahun baru, jumlah perjalanan ditingkatkan menjadi 1.091. Commuter Line Basoetta sendiri mengoperasikan 70 perjalanan.

Untuk meningkatkan minat masyarakat, KAI Commuter juga memberikan promosi tiket Rp 50.000 untuk perjalanan dari dan menuju Stasiun Bandara Soekarno Hatta. Promo ini berlaku mulai 22 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, dengan total 97.326 pengguna yang menikmati fasilitas tersebut.

Pantauan Mureks menunjukkan, lonjakan pengguna Commuter Line Basoetta terjadi pada 24 Desember 2025, mencapai 10.517 orang. Angka ini merupakan rekor pengguna pada angkutan Nataru tahun ini. “Angka tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap integrasi transportasi menuju dan dari bandara,” ucap Karina.

Sementara itu, Commuter Line Merak tetap melayani 14 perjalanan per hari. Puncak pengguna Commuter Line Merak terjadi pada 1 Januari 2026 dengan 17.035 orang. Stasiun Rangkasbitung, sebagai stasiun perpindahan antara Commuter Line Jabodetabek dan Merak, mencatatkan 105.035 pengguna.

Layanan khusus Kereta Petani dan Pedagang, yang terintegrasi dengan perjalanan Commuter Line Merak, juga tetap beroperasi selama Nataru dan melayani sebanyak 2.469 pengguna.

Mureks