Nasional

Kabinet Merah Putih Gelar Retreat di Hambalang, Bahas Rencana Pengiriman Pasukan ke Gaza

Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menggelar retreat di Hambalang, Bogor, pada Selasa (6/1). Pertemuan tersebut membahas beragam agenda strategis, mulai dari swasembada pangan, penanganan bencana, hingga perkembangan situasi di Gaza.

Rencana Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza Kembali Dibahas

Salah satu fokus utama dalam retreat tersebut adalah kelanjutan rencana pengiriman prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai pasukan perdamaian ke wilayah Gaza. Menurut Mensesneg Prasetyo Hadi, pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan terkait inisiatif ini.

Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id

“Paparan kemudian dilanjutkan oleh Menteri Luar Negeri terkait kondisi dan situasi di Gaza. Pemerintah Indonesia terus mengikuti perkembangan rencana pengiriman pasukan perdamaian ke wilayah tersebut,” kata Mensesneg Prasetyo Hadi usai retreat.

Rencana penerjunan pasukan TNI ini bukan kali pertama dibahas. Sebelumnya, pada 24 November 2025, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin telah mengulas detail terkait misi ini. Pasukan perdamaian TNI nantinya akan beroperasi di bawah bendera Pasukan Pemelihara Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Tim redaksi Mureks mencatat bahwa pasukan ini direncanakan akan dipimpin oleh seorang jenderal bintang tiga dan akan terdiri dari tiga Brigade Komposit. Struktur tersebut mencakup satu Batalyon Kesehatan, satu Batalyon Zeni Konstruksi, serta Batalyon Bantuan dan Bantuan Mekanis.

Untuk mendukung misi tersebut, sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) juga akan disiapkan. Ini meliputi helikopter, pesawat C-130 Hercules, serta dua Kapal Rumah Sakit dari Angkatan Laut yang masing-masing dilengkapi dengan helikopter.

Pantauan Mureks menunjukkan, hingga Rabu, 07 Januari 2026, belum ada informasi lebih lanjut mengenai tanggal pasti keberangkatan pasukan perdamaian TNI ke Gaza.

Mureks