Nasional

Jumat Terakhir Rajab 1447 H Jatuh pada 16 Januari 2026: Simak Amalan Utama yang Dianjurkan Umat Muslim

Umat Islam di seluruh dunia bersiap menyambut penghujung bulan Rajab 1447 Hijriah, salah satu dari empat bulan suci yang penuh berkah. Pertanyaan mengenai kapan tepatnya Jumat terakhir di bulan mulia ini menjadi perhatian, mengingat keutamaan beribadah di hari tersebut.

Berdasarkan pantauan Mureks, Jumat terakhir bulan Rajab 1447 H dipastikan jatuh pada tanggal 16 Januari 2026. Penetapan tanggal ini mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2025/2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Penetapan Jumat Terakhir Bulan Rajab 1447 H

Menurut Kalender Hijriah Indonesia, 1 Rajab 1447 H telah dimulai pada Minggu, 21 Desember 2025, dan akan berakhir pada 19 Januari 2026. Dengan demikian, Jumat terakhir yang berada dalam rentang waktu tersebut adalah tanggal 16 Januari 2026.

Bulan Rajab sendiri merupakan periode istimewa bagi umat Muslim untuk memperbanyak amalan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Gabungan kemuliaan bulan Rajab dengan keistimewaan hari Jumat, yang dikenal sebagai Sayyidul Ayyam atau penghulu hari, menjadikan tanggal 16 Januari 2026 sebagai momen penting untuk meningkatkan ibadah.

Amalan yang Dianjurkan di Hari Jumat

Meskipun tidak ada dalil shahih yang secara spesifik mengatur bacaan atau ibadah tertentu pada Jumat terakhir bulan Rajab, umat Islam tetap dianjurkan untuk memperbanyak amalan kebaikan. Hal ini didasari oleh keutamaan hari Jumat dan bulan Rajab secara umum.

Dirangkum dari berbagai sumber, termasuk Buku Panduan Khutbah Jum’at Untuk Pemula (2021) oleh Irfan Maulana dan Setetes Embun Hikmah (2025) oleh Muhammad Arham, berikut adalah beberapa amalan yang sangat dianjurkan pada hari Jumat, baik di bulan Rajab maupun bulan lainnya:

  • Memperbanyak Sedekah

    Sedekah pada hari Jumat memiliki keutamaan pahala yang berlipat ganda dibandingkan hari-hari lainnya. Ini menjadi amalan penutup yang berkah di penghujung bulan Rajab.

    “Sedekah itu dilipat gandakan pahalanya pada hari Jumat (yakni bila sedekah itu pada hari Jumat maka pahala berlipat ganda dari hari lain.” (HR. Abi Syaibah).
  • Membaca Surah Al-Kahfi

    Membaca Surah Al-Kahfi adalah sunnah yang sangat dianjurkan pada hari Jumat. Selain mendatangkan ketenangan hati, amalan ini juga menjadi penerang bagi seorang Muslim.

    “Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, maka akan terpancar cahaya baginya di antara dua Jumat.” (HR. Al-Baihaqi).
  • Memperbanyak Shalawat

    Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak shalawat pada hari Jumat. Amalan ini menghasilkan pahala berlipat ganda dan menjadi bentuk kecintaan umat kepada Nabi Muhammad SAW.

    Dari Anas RA, Rasulullah SAW bersabda, “Perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari Jumat dan malamnya. Karena siapa bershalawat satu kali kepadaku, maka Allah bershalawat kepadanya (merahmatinya) sepuluh kali.” (HR al-Baihaqi).
  • Berdoa di Waktu Mustajab

    Hari Jumat memiliki beberapa waktu mustajab untuk berdoa. Umat Islam sangat dianjurkan memanfaatkan waktu-waktu tersebut untuk memohon kepada Allah SWT, terutama setelah waktu Ashar.

    Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW, “Pada hari Jum’at terdapat dua belas jam (pada siang hari), di antara waktu itu ada waktu yang tidak ada seorang hamba muslim pun memohon sesuatu kepada Allah melainkan Dia akan mengabulkan permintaannya. Oleh karena itu, carilah ia di akhir waktu setelah Ashar.” (HR. Abu Dawud).

Dengan mengetahui tanggal pasti dan amalan yang dianjurkan, umat Islam diharapkan dapat memaksimalkan ibadah di Jumat terakhir bulan Rajab 1447 H ini.

Mureks