Lifestyle

Jumat Terakhir Bulan Rajab 2026 Jatuh pada 30 Januari: Catat Tanggalnya dan Amalan Penting yang Dianjurkan

Bulan Rajab, salah satu bulan istimewa dalam kalender Hijriah, selalu dinantikan umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan amalan. Banyak yang mencari tahu kapan tepatnya Jumat terakhir di bulan Rajab 2026 agar dapat mempersiapkan diri untuk memperbanyak amalan di hari yang mulia tersebut.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag), Jumat terakhir bulan Rajab 1447 Hijriah jatuh pada tanggal 30 Januari 2026.

Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Keutamaan dan Sejarah Bulan Rajab

Mengutip buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Ustadz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid, kata Rajab memiliki arti ‘mulia’ atau ‘agung’. Makna ini berkaitan erat dengan kebiasaan masyarakat Arab pada masa lampau yang sangat memuliakan bulan Rajab. Pada bulan ini, mereka mengadakan berbagai kegiatan keagamaan dan dilarang melakukan peperangan, sehingga Rajab termasuk dalam kategori bulan haram. Sebelumnya, bulan Rajab juga dikenal dengan nama Al-Asham.

Mureks mencatat bahwa keutamaan bulan Rajab juga disebutkan dalam sebuah hadis riwayat Bukhari dan Muslim. Rasulullah SAW bersabda, "Bahwasannya di surga ada sebuah sungai Rajab, airnya putih melebihi susu, manis melebihi madu, siapa yang puasa sehari di bulan Rajab, pasti Allah SWT memberinya minum dari sungai (bengawan) tersebut." (HR. Bukhari dan Muslim)

Peristiwa Penting: Isra Miraj di Bulan Rajab

Selain Jumat terakhir, bulan Rajab juga menjadi saksi peristiwa penting dalam sejarah Islam, yakni Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. Peristiwa agung ini bertepatan dengan 27 Rajab 1447 Hijriah, yang jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026.

Isra adalah perjalanan Nabi SAW dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem. Sementara itu, Mi’raj merupakan perjalanan lanjutan dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha atau langit ketujuh. Dalam peristiwa inilah, Rasulullah SAW menerima perintah salat lima waktu yang menjadi kewajiban bagi seluruh umat Islam.

Kalender Lengkap Bulan Rajab 1447 H/2026 M

Berikut ini adalah kalender lengkap bulan Rajab 1447 Hijriah yang bertepatan dengan tahun 2025-2026, sebagai panduan dalam menentukan hari-hari penting selama bulan Rajab:

Tanggal HijriahTanggal Masehi
1 Rajab 1447 HMinggu, 21 Desember 2025
2 Rajab 1447 HSenin, 22 Desember 2025
3 Rajab 1447 HSelasa, 23 Desember 2025
4 Rajab 1447 HRabu, 24 Desember 2025
5 Rajab 1447 HKamis, 25 Desember 2025
6 Rajab 1447 HJumat, 26 Desember 2025
7 Rajab 1447 HSabtu, 27 Desember 2025
8 Rajab 1447 HMinggu, 28 Desember 2025
9 Rajab 1447 HSenin, 29 Desember 2025
10 Rajab 1447 HSelasa, 30 Desember 2025
11 Rajab 1447 HRabu, 31 Desember 2025
12 Rajab 1447 HKamis, 1 Januari 2026
13 Rajab 1447 HJumat, 2 Januari 2026
14 Rajab 1447 HSabtu, 3 Januari 2026
15 Rajab 1447 HMinggu, 4 Januari 2026
16 Rajab 1447 HSenin, 5 Januari 2026
17 Rajab 1447 HSelasa, 6 Januari 2026
18 Rajab 1447 HRabu, 7 Januari 2026
19 Rajab 1447 HKamis, 8 Januari 2026
20 Rajab 1447 HJumat, 9 Januari 2026
21 Rajab 1447 HSabtu, 10 Januari 2026
22 Rajab 1447 HMinggu, 11 Januari 2026
23 Rajab 1447 HSenin, 12 Januari 2026
24 Rajab 1447 HSelasa, 13 Januari 2026
25 Rajab 1447 HRabu, 14 Januari 2026
26 Rajab 1447 HKamis, 15 Januari 2026
27 Rajab 1447 HJumat, 16 Januari 2026
28 Rajab 1447 HSabtu, 17 Januari 2026
29 Rajab 1447 HMinggu, 18 Januari 2026
30 Rajab 1447 HSenin, 19 Januari 2026

Amalan Sunah yang Dianjurkan di Bulan Rajab

Merujuk pada buku yang sama, para ulama menjelaskan bahwa terdapat sejumlah amalan atau ibadah sunah yang dapat dikerjakan umat Islam selama bulan Rajab. Amalan-amalan ini dianjurkan sebagai bentuk peningkatan ibadah di bulan yang mulia.

  1. Membaca Doa Saat Memasuki Bulan Rajab

    Umat Islam dianjurkan untuk membaca doa ketika telah memasuki bulan Rajab. Adapun bacaan doa yang disunahkan adalah sebagai berikut:

    اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

    Allaahumma baarik lanaa fii rajaba wa sya’baana, wa ballighnaa ramadhaana.

    Artinya: "Ya Allah, berkahi kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikan kami di bulan Ramadhan."

  2. Berpuasa di Bulan Rajab

    Amalan sunah berikutnya yang dianjurkan adalah berpuasa. Ibnu Abbas berkata, "Nabi berpuasa (di bulan Rajab) sampai kami berkata, ‘Tampaknya beliau akan berpuasa (di bulan Rajab) seluruhnya.’ Lalu, beliau tidak berpuasa sampai kami berkata, ‘Tampaknya beliau tidak akan berpuasa (bulan Rajab) seluruhnya.’"

    Berkaitan dengan dalil puasa Rajab, tidak terdapat larangan untuk berpuasa pada bulan ini, sebagaimana tidak ada larangan berpuasa pada bulan-bulan lainnya. Oleh karena itu, secara umum puasa di bulan Rajab hukumnya sama dengan puasa sunah di bulan lain, seperti puasa Senin dan Kamis, puasa tiga hari di pertengahan bulan, serta puasa Dawud.

    Meski demikian, sebagian ulama menyebutkan adanya keutamaan tertentu terkait puasa Rajab. Berikut beberapa pendapat ulama mengenai keistimewaan puasa di bulan Rajab:

    • Allah SWT akan memberinya minuman yang sangat nikmat di surga jika seorang muslim berpuasa di bulan Rajab. Rasulullah SAW bersabda, "Bahwasanya di surga ada sebuah sungai Rajab, airnya putih melebihi susu, manis melebihi madu, siapa yang puasa sehari di bulan Rajab, pasti Allah memberinya minum dari sungai (bengawan) tersebut." (HR. Bukhari dan Muslim).
    • Dalam sebuah riwayat yang diceritakan oleh Ibnu Abbas, ia menyampaikan, "Puasa di awal bulan Rajab dapat menghapus dosa (kafarat) selama 3 tahun, di hari kedua menjadi kafarat selama 2 tahun, di hari ketiga menjadi kafarat selama 1 tahun, kemudian di setiap hari sesudah itu menjadi kafarat selama 1 bulan." (HR. Abu Muhammad al-Khalali).
  3. Memperbanyak Bacaan Tasbih

    Memperbanyak bacaan tasbih sangat dianjurkan pada bulan Rajab. Bahkan, bagi seseorang yang tidak mampu menjalankan puasa, dianjurkan untuk membaca tasbih sebanyak 100 kali setiap hari agar tetap memperoleh pahala sebagaimana pahala puasa.

  4. Membaca "Rabbighfirlii Warhamnii Watub ‘Alayya"

    Amalan sunah selanjutnya adalah membaca doa ‘Rabbighfirlii warhamnii watub ‘alayya’ sebanyak 70 kali. Berikut bacaan Arab, latin, dan artinya:

    رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ

    Rabbighfirlii warhamnii watub ‘alayya.

    Artinya: "Tuhanku, ampunilah aku, sayangilah aku, dan terimalah taubatku."

  5. Membaca Bacaan untuk Tanggal 1-10 Bulan Rajab

    Pada tanggal 1 hingga 10 bulan Rajab, dianjurkan membaca bacaan berikut sebanyak 100 kali:

    سُبْحَانَ اللهِ الْحَيُّ الْقَيُّمِ.

    Subhaanallaahil hayyul qayyuum.

    Artinya: "Maha Suci Allah yang hidup kekal dan terus-menerus mengurus makhluk-Nya."

  6. Membaca Bacaan untuk Tanggal 11-20 Bulan Rajab

    Untuk tanggal 11 hingga 20 bulan Rajab, bacaan yang dianjurkan dibaca sebanyak 100 kali adalah:

    سُبْحَانَ اللَّهِ الْأَحَدُ الصَّمَدِ.

    Subhaanallaahil ahadush shamad.

    Artinya: "Maha Suci Allah yang Maha Esa, dan semua tergantung kepada-Nya."

  7. Membaca Bacaan Tanggal 21-30 Bulan Rajab

    Amalan yang sering dilakukan pada tanggal 21 sampai 30 bulan Rajab adalah sebagai berikut:

    • Membaca doa berikut sebanyak 100 kali:

    سُبْحَانَ اللهِ الرَّؤُوْفِ.

    Subhaanallaahir ra-uuf.

    Artinya: "Maha suci Allah Yang Maha Belas Kasihan."

    • Membaca surah Al-Ikhlas sebanyak 11 kali.
  8. Bacaan pada Hari Jumat Terakhir Bulan Rajab

    Sebagian ulama menyebutkan bahwa apabila seseorang membaca ahmadu rasulullah wa muhammadur rasulullah sebanyak 35 kali ketika khatib sedang berada di mimbar atau saat khutbah berlangsung, maka orang tersebut akan diberikan rezeki yang luas serta dicukupi segala kebutuhannya selama satu tahun.

  9. Melaksanakan Salat Sunah

    Terkait salat sunah di bulan Rajab, terdapat hadis yang diriwayatkan dari Anas bin Malik bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: "Barang siapa sholat sunnah di malam bulan Rajab sesudah salat Maghrib, setiap rakaat setelah Al-Fatihah membaca surah Al-Ikhlash, maka ia dan keluarga serta orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya akan dipelihara dari malapetaka dunia dan siksa akhirat."

Mureks