PT Jasa Marga (Persero) Tbk melaporkan lonjakan signifikan jumlah kendaraan yang kembali memasuki wilayah Jabodetabek pasca-Libur Tahun Baru 2026. Tercatat sebanyak 711.250 kendaraan telah kembali ke ibu kota dan sekitarnya dalam periode Kamis, 1 Januari 2026 pukul 06.00 WIB hingga Senin, 5 Januari 2026 pukul 06.00 WIB.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengonfirmasi data tersebut pada Senin (5/1/2026). “Sebanyak 711.250 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek sejak Kamis, 1 Januari 2026 pukul 06.00 WIB hingga Senin, 5 Januari 2026 pukul 06.00 WIB,” ujar Rivan dalam keterangan resminya.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Menurut Rivan, volume lalu lintas kumulatif ini dihimpun dari empat Gerbang Tol (GT) Utama. Gerbang-gerbang tersebut meliputi GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung).
Angka 711.250 kendaraan tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 17,8 persen dibandingkan lalu lintas normal yang berada di kisaran 684.200 kendaraan. Mureks mencatat bahwa peningkatan ini mengindikasikan tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang.
Distribusi Arus Balik dari Berbagai Arah
Distribusi kendaraan yang kembali ke Jabodetabek didominasi dari arah Timur, mencakup Trans Jawa dan Bandung, dengan total 344.287 kendaraan atau 48,41 persen dari keseluruhan arus balik.
Secara rinci, lalu lintas dari arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek mencapai 172.486 kendaraan. Angka ini melonjak 41,9 persen dari kondisi lalu lintas normal. Sementara itu, dari arah Bandung, melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, tercatat 171.801 kendaraan, meningkat 27,9 persen dari lalu lintas normal.
Total volume lalu lintas dari kedua gerbang tol tersebut (Trans Jawa dan Bandung) mencapai 344.287 kendaraan, menunjukkan peningkatan 34,5 persen dari lalu lintas normal.
Dari arah Barat, arus balik dari Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak tercatat sebanyak 187.905 kendaraan. Uniknya, angka ini justru sedikit lebih rendah 1,9 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Adapun dari arah Selatan, kendaraan yang kembali ke Jabodetabek dari Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi berjumlah 179.058 kendaraan. Angka ini mengalami peningkatan 14,5 persen dari lalu lintas normal.






