Tren

Jafri Sastra: “Tiga Poin yang Memang Kami Butuhkan,” PSIS Semarang Bangkit dari Dasar Klasemen Liga 2

PSIS Semarang berhasil meraih kemenangan penting 2-0 atas Persipal Palu dalam laga pekan ke-14 Pegadaian Championship 2025/2026 yang digelar di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (3/1/2026). Hasil ini menjadi angin segar bagi Laskar Mahesa Jenar untuk keluar dari zona juru kunci Grup B.

Dua gol kemenangan PSIS dicetak oleh Krisna Jhon pada menit ke-28 melalui sundulan kepala, memanfaatkan umpan tendangan bebas Habil Akbar. Keunggulan tim tuan rumah kemudian digandakan di masa injury time, tepatnya menit ke-91, oleh Amir Hamzah yang sukses memaksimalkan asis dari Luan. Gol tersebut sekaligus mengunci tiga poin penuh di hadapan ribuan suporter Panser Biru dan Snex.

Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Dominasi Permainan dan Pergeseran Klasemen

Secara statistik, pantauan Mureks menunjukkan PSIS Semarang tampil dominan sepanjang pertandingan, meskipun penguasaan bola relatif berimbang. Tim asuhan Jafri Sastra melepaskan 11 tembakan tepat sasaran, jauh melampaui Persipal yang hanya mencatat dua tembakan. Keunggulan juga terlihat dari situasi bola mati, dengan PSIS mendapatkan 13 sepak pojok berbanding lima milik tim tamu.

Tambahan tiga poin krusial ini mendongkrak posisi PSIS Semarang ke peringkat sembilan klasemen sementara dengan koleksi 8 poin, unggul head to head atas Persipal Palu. Sebaliknya, kekalahan ini membuat Persipal terperosok ke dasar klasemen dengan perolehan 6 poin.

Apresiasi Pelatih dan Suntikan Moral Tim

Kemenangan ini tidak hanya berarti tiga poin, tetapi juga menjadi suntikan moral yang besar bagi mentalitas tim yang sempat terpuruk. Dilansir dari sesi wawancara pascalaga, pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra, menyampaikan rasa syukurnya atas determinasi para pemain.

“Alhamdulillah ini tiga poin yang memang kami butuhkan. Apresiasi luar biasa untuk seluruh pemain yang sudah berjibaku selama 90 menit,” ujar Jafri Sastra, menegaskan bahwa hasil ini adalah buah dari kerja keras kolektif untuk menjaga asa bertahan di Liga 2. Dukungan suporter yang kembali memadati Stadion Jatidiri juga disebut menjadi faktor kunci dalam membangkitkan semangat juang para pemain di lapangan.

Mureks