Nasional

Jadwal Nisfu Syaban 2026: Kemenag Tetapkan 3 Februari, Lengkap dengan Amalan Dianjurkan

Malam Nisfu Syaban, yang jatuh pada pertengahan bulan Syakban, merupakan salah satu momen istimewa bagi umat Islam untuk meraih keberkahan dan ampunan Allah SWT. Pada tahun 2026, malam mulia ini akan tiba pada awal Februari.

Berdasarkan kalender Hijriah 1447 H yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag), Nisfu Syaban bertepatan dengan hari Selasa, 3 Februari 2026. Namun, perlu diingat bahwa dalam penanggalan Islam, pergantian hari dimulai saat matahari terbenam. Oleh karena itu, malam Nisfu Syaban sudah dapat diamalkan sejak Senin malam, 2 Februari 2026.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id

Mureks mencatat bahwa malam Nisfu Syaban memiliki keutamaan yang luar biasa. Mengutip buku Ngaji Kuping (2022) karya Casudi, diriwayatkan oleh sahabat Abu Hurairah, Malaikat Jibril pernah menemui Rasulullah SAW dan menyampaikan kabar gembira.

“Pada malam Nisfu Syaban pintu langit dan 300 pintu rahmat akan dibuka oleh Allah SWT. Lalu, semua dosa hamba yang memohon ampun pun akan diampuni oleh-Nya,” demikian bunyi riwayat tersebut.

Oleh karena itu, umat Islam sangat dianjurkan untuk mempersiapkan diri dan memperbanyak ibadah pada malam tersebut. Berikut adalah beberapa amalan yang dianjurkan saat Nisfu Syaban, dihimpun dari buku Kumpulan Khotbah Jumat Sepanjang Tahun Hijriyah (2024) oleh Reyvan Maulid:

Amalan Dianjurkan saat Nisfu Syaban

1. Mendirikan Salat Sunah dan Qiyamul Lail

Menghidupkan malam Nisfu Syaban dengan mendirikan salat sunah dan bangun pada malam hari (Qiyamul Lail) sangat dianjurkan. Hadis dari Abu Hurairah RA menyebutkan bahwa Malaikat Jibril menganjurkan Rasulullah SAW untuk bangun, mendirikan salat, serta mengangkat kepala dan kedua tangan ke langit untuk berdoa pada malam tersebut.

2. Berpuasa di Siang Hari

Selain ibadah malam, umat Islam juga dianjurkan untuk berpuasa pada siang hari saat Nisfu Syaban tiba. Puasa ini tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga bermanfaat untuk melatih diri sebelum memasuki bulan Ramadan.

Pelaksanaan puasa Nisfu Syaban ini dapat dilakukan beriringan dengan puasa sunah Ayyamul Bidh yang rutin dikerjakan pada tanggal 13, 14, dan 15 Hijriah setiap bulannya. Untuk bulan Syakban 1447 H, jadwal puasa Ayyamul Bidh adalah sebagai berikut:

  • 13 Syakban 1447 H: Minggu, 1 Februari 2026
  • 14 Syakban 1447 H: Senin, 2 Februari 2026
  • 15 Syakban 1447 H: Selasa, 3 Februari 2026

Dengan demikian, puasa sunah Nisfu Syaban dapat dilaksanakan bersamaan dengan jadwal hari terakhir puasa Ayyamul Bidh, yakni pada tanggal 3 Februari 2026.

3. Memperbanyak Doa Malam

Nisfu Syaban dipercaya sebagai malam dikabulkannya permintaan seorang hamba. Oleh karena itu, memperbanyak doa dan memuji asma Allah SWT sangat dianjurkan untuk mendekatkan diri dan memohon segala hajat.

4. Membaca Syahadat dan Istighfar

Umat muslim disarankan untuk memperbanyak bacaan dua kalimat syahadat karena kalimat mulia ini sangat disukai Allah SWT dan dapat mendatangkan rahmat-Nya. Selain itu, memperbanyak istighfar (Astaghfirullahaladzim) adalah cara untuk memohon ampunan dari segala dosa.

5. Menata Kembali Niat Ibadah

Malam Nisfu Syaban juga menjadi momen tepat untuk menata kembali niat agar segala ibadah yang dilakukan semata-mata tulus dan ikhlas mengharap rida Allah SWT.

6. Menjauhi Perbuatan Tercela dan Memutus Silaturahmi

Meskipun Allah SWT membuka pintu ampunan seluas-luasnya pada malam Nisfu Syaban, terdapat golongan yang tidak akan diampuni. Golongan tersebut meliputi orang yang menyekutukan Allah, ahli sihir, tukang ramal, pemabuk, orang yang durhaka kepada orang tua, orang yang suka bermusuhan dan mengadu domba, serta orang yang memutuskan tali silaturahmi. Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk menjauhi segala perbuatan tercela di malam istimewa ini.

Mureks