Seorang sopir mobil berinisial Heri Apriyadi (38) menjadi sasaran amuk massa setelah menabrak dan menyeret sepeda motor sejauh 500 meter di Bekasi. Insiden yang terjadi pada Senin (5/1) malam tersebut menyebabkan Heri mengalami luka ringan dan harus dilarikan ke RSUD Kota Bekasi.
Kecelakaan bermula di Pertigaan Caman, Bekasi, ketika sebuah mobil Toyota Avanza berwarna silver dengan nomor polisi B-1241-HZH melaju melawan arah. Mobil tersebut kemudian menabrak sepeda motor Honda Beat bernomor polisi A-4392-ML yang dikendarai oleh Eman Jaenal (35), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Bekasi Selatan.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id
Alih-alih berhenti, sopir mobil tersebut justru melarikan diri dari lokasi kejadian, memicu pengejaran oleh warga sekitar. “Sehingga warga sekitar lokasi kejadian mengejar hingga berhenti di Global Prestasi School, kemudian kendaraan minibus Toyota Avanza B-1241-HZH hancur diamuk massa beserta pengemudinya dihakimi massa sekitar,” terang Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, pada Selasa (6/1).
AKBP Ojo Ruslani menambahkan, “Korban amuk masa luka ringan di bawa ke RSUD Kota Bekasi.”
Pantauan Mureks di lapangan menunjukkan bahwa mobil Avanza yang dikemudikan Heri Apriyadi, warga Medan Satria, Kota Bekasi, mengalami kerusakan parah di berbagai sisi. Kaca depan, belakang, dan samping belakang mobil tampak pecah, serta kap mobil penyok akibat amukan massa.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai kondisi terkini dari pengendara sepeda motor, Eman Jaenal.






