Tren

Insiden Lari Jessica Downey: Fitur Keamanan Jam Tangan Pintar Tak Selalu Bisa Diandalkan

Seorang penulis kebugaran, Jessica Downey, membagikan pengalamannya yang mengubah pandangannya terhadap fitur keamanan pada jam tangan lari. Meskipun jam tangan pintarnya, Garmin Fenix 7S Solar, dilengkapi dengan deteksi jatuh dan kontak darurat, insiden yang dialaminya menunjukkan bahwa teknologi tidak selalu sempurna.

Jessica selalu memilih untuk membawa ponselnya saat berlari, bahkan dengan fitur keamanan jam tangan yang sudah diatur. Ia mengaku, secara tidak sadar, belum sepenuhnya mempercayakan jam tangannya untuk mendapatkan bantuan jika terjadi masalah.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Kecurigaan tersebut menjadi kenyataan awal tahun ini ketika ia mengalami jatuh parah menjelang akhir lari jarak jauh. Insiden itu mengakibatkan luka di kedua lututnya, casing jam tangan yang tergores setelah tiga tahun terjaga, serta ego yang memar. Namun, yang lebih signifikan, tidak ada peringatan deteksi jatuh atau pesan yang terkirim ke kontak daruratnya.

Fitur Keamanan yang Tidak Konsisten

Sebelum insiden jatuh tersebut, Jessica telah menyadari bahwa fitur keamanan pada jam tangannya tidak selalu akurat. Dalam dua kesempatan, jam Garmin-nya mendeteksi “jatuh” saat ia melompat atau berpose untuk foto. Ia segera mengirim pesan kepada ibunya untuk meyakinkan bahwa ia baik-baik saja, namun ibunya membalas bahwa ia tidak menerima peringatan apa pun.

Pengalaman tersebut memberinya sinyal campur aduk. Di satu sisi, ia merasa lega bahwa jam tangan itu cukup sensitif untuk mendeteksi gerakan tiba-tiba. Namun, di sisi lain, fakta bahwa tidak ada peringatan yang benar-benar terkirim membuatnya tidak yakin. Ia bertanya-tanya bagaimana jam tangan itu akan berfungsi jika ia benar-benar jatuh.

Kemampuan dan Batasan Jam Tangan Garmin

Jam tangan Garmin dilengkapi dengan fitur keamanan untuk mendukung aktivitas luar ruangan seperti berlari, mendaki, bersepeda, atau menjelajahi jalur. Fitur-fitur ini dirancang untuk mendeteksi jatuh, mengirim peringatan ke kontak darurat, memungkinkan pengguna memicu pesan S.O.S. manual, dan memungkinkan orang lain mengikuti aktivitas secara real-time dengan LiveTrack. Banyak model juga menyertakan alat navigasi seperti “Back to Start” dan jejak remah roti.

Namun, seperti yang dialami Jessica, ada batasan. Deteksi jatuh mungkin tidak terpicu untuk setiap tersandung atau jatuh. Peringatan terkadang bisa salah tembak, dan notifikasi sangat bergantung pada ponsel yang terhubung. Daya tahan baterai juga menjadi faktor, dan tidak semua model menyertakan setiap fitur.

Mureks mencatat bahwa tidak seperti manusia, jam tangan Garmin tidak dapat menghubungi layanan darurat secara langsung, menilai tingkat keparahan insiden, merespons jika pengguna tidak mampu, atau memperhatikan bahaya umum seperti lalu lintas atau permukaan licin.

Langkah-langkah Keamanan Tambahan untuk Pelari

Dalam dunia yang ideal, pelari tidak perlu membawa ponsel saat berlari. Namun, bagi kebanyakan orang, ponsel masih menjadi jaring pengaman yang paling dapat diandalkan. Jessica menyarankan untuk mencari cara agar ponsel tidak mengganggu, seperti menggunakan celana lari dengan saku yang aman atau sabuk lari.

Selain membawa ponsel, ada beberapa langkah praktis lain yang dapat membuat setiap lari lebih aman. Pertama, rencanakan rute yang paling nyaman. Pada hari-hari musim dingin yang gelap, pertimbangkan untuk berlatih di treadmill. Beri tahu anggota keluarga tujuan Anda dan perkiraan waktu kembali. Pastikan ponsel terisi penuh, layanan lokasi aktif, dan aplikasi keamanan siap digunakan.

Mureks