Tren

Harga Perak Anjlok Dua Hari Beruntun, Penyeimbangan Indeks Global Picu Penjualan Miliaran Dolar

Harga perak terpantau melemah untuk hari kedua berturut-turut pada Jumat (9/1/2026). Penurunan ini terjadi seiring para investor bersiap menghadapi penyeimbangan ulang (rebalancing) tahunan pada indeks komoditas global.

Proses rutin tersebut diperkirakan akan memicu penjualan kontrak berjangka senilai miliaran dolar AS dalam beberapa hari ke depan, menekan harga logam putih tersebut. Sementara itu, harga emas cenderung stabil setelah sempat menghapus pelemahan di awal sesi.

Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Logam putih ini sempat anjlok hingga 5,5% pada sesi perdagangan terakhir, melanjutkan penurunan hampir 4% yang terjadi pada sesi sebelumnya. Fluktuasi ini mencerminkan respons pasar terhadap antisipasi rebalancing.

Menurut pantauan Mureks, dana kelolaan pasif (passive tracking funds) telah mulai menjual kontrak berjangka logam mulia sejak Kamis (8/1/2026). Langkah ini dilakukan guna menyesuaikan bobot baru yang disyaratkan oleh indeks.

Proses penyeimbangan ulang ini menjadi sangat signifikan tahun ini bagi emas dan perak, menyusul reli harga yang luar biasa sepanjang tahun lalu. Kinerja kuat tersebut membuat bobot logam mulia dalam indeks acuan komoditas melonjak tajam, sehingga penyesuaian menjadi krusial.

Dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) berbasis perak pada Rabu (7/1/2026) mencatat arus keluar harian terbesar sejak Oktober. Kondisi ini terjadi di tengah meningkatnya volatilitas pasar dan kekhawatiran investor.

Perak dinilai lebih rentan terhadap penyeimbangan indeks dibandingkan emas. Citigroup Inc. memperkirakan sekitar US$6,8 miliar kontrak berjangka perak dapat dijual untuk memenuhi persyaratan tersebut, setara dengan sekitar 12% dari total open interest di Comex.

Arus keluar dari kontrak berjangka emas diperkirakan akan mencapai jumlah yang kurang lebih sama, menurut estimasi Citi. Perkiraan ini didasarkan pada dana yang melacak Bloomberg Commodity Index dan S&P Goldman Sachs Commodity Index.

Mureks