Tren penguatan harga komoditas emas terus berlanjut di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda di tahun 2026. Logam mulia ini kembali menjadi primadona investasi, dengan harganya yang melesat signifikan sejak awal tahun.
Catatan Mureks menunjukkan, harga emas di pasar spot telah mencapai kisaran USD 4.400 per troy ounce pada awal tahun 2026. Kenaikan ini didorong oleh minat investasi yang meluas dari berbagai pihak, mulai dari bank sentral hingga investor ritel.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Gelson Kurniawan, Equity Analyst CNBC Indonesia, menjelaskan bahwa permintaan yang tinggi menjadi faktor utama di balik lonjakan harga. “Minat investasi emas saat ini meluas baik dari sisi bank sentral, investor ritel maupun fund manager membuat harganya terus naik,” ujar Gelson dalam dialognya di program Squawk Box CNBC Indonesia pada Jumat, 09 Januari 2026.
Menurut Gelson, kondisi global yang penuh gejolak mendorong para investor untuk mencari aset yang dianggap aman (safe haven), dan emas secara historis selalu menjadi pilihan utama dalam situasi seperti ini. Prospek investasi emas diperkirakan akan tetap menarik selama ketidakpastian global masih membayangi.






