Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung Taman Gapura Muka Cakung di Cakung, Jakarta Timur, pada Selasa (6/1). Kunjungan ini dilakukan untuk melihat progres pembangunan taman seluas 1.501,6 meter persegi yang merupakan bagian dari upaya perluasan ruang terbuka hijau (RTH) di ibu kota.
Taman ini dibangun melalui kolaborasi antara Dinas Pertamanan dan Hutan Kota bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur. Pramono mengapresiasi sinergi lintas instansi yang berhasil menciptakan ruang publik baru dan mendapatkan sambutan positif dari masyarakat.
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
Menurut Pramono, antusiasme warga menjadi indikator kuat bahwa taman kota sangat dibutuhkan, terutama di kawasan permukiman padat. Dalam sesi dialog dengan warga setempat, Mureks mencatat bahwa Gubernur Pramono menerima tiga permintaan utama yang paling banyak disampaikan.
Permintaan tersebut meliputi penyediaan fasilitas Wi-Fi gratis, pembangunan toilet umum, serta penambahan penerangan di area taman. Menanggapi hal ini, Pramono memberikan jaminan.
Komitmen Fasilitas dan Keamanan
“Insyaallah semuanya akan kami penuhi, termasuk pemasangan CCTV agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujar Pramono di lokasi peninjauan.
Selain itu, untuk meningkatkan keselamatan pengunjung, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga berencana membangun pelican crossing di depan taman. Langkah ini dinilai krusial mengingat lokasi Taman Gapura Muka Cakung yang berada di tepi jalan utama dengan lalu lintas cukup padat.
Pramono juga mengungkapkan rencana penanaman pohon buah-buahan di sekitar area taman. Rencana ini akan direalisasikan setelah mendapatkan izin dari Kementerian Pekerjaan Umum, dengan harapan dapat memberikan manfaat ekologis sekaligus edukatif bagi masyarakat sekitar.
Visi Ruang Terbuka Hijau Jakarta
Mengenai operasional, Pramono menegaskan bahwa Taman Gapura Muka Cakung tidak akan dibuka selama 24 jam. Ia menjelaskan bahwa taman lingkungan seperti ini memerlukan pengawasan ketat dan berbeda dengan taman besar berfasilitas lengkap seperti Lapangan Banteng.
Ke depan, Pemprov DKI Jakarta juga akan meresmikan Taman Bendera Pusaka yang dilengkapi dengan jogging track sepanjang sekitar 1,2 kilometer. Kehadiran taman ini diharapkan menjadi alternatif baru bagi warga untuk berolahraga tanpa harus terpusat di kawasan Gelora Bung Karno.
Pramono menegaskan komitmen Pemprov DKI untuk menjadikan Jakarta semakin hijau dan nyaman melalui pengembangan RTH tematik. Konsep yang disiapkan meliputi vertical garden, rain garden, hingga ruang aktivitas kreatif di bawah jalan layang.
“Kita ingin ruang publik bukan hanya hijau, tapi juga hidup dan bermanfaat untuk kegiatan positif warga,” tandasnya.
Taman Gapura Muka Cakung sendiri mengusung konsep ecological space dengan penerapan sistem rain harvesting dan rain garden. Selain berfungsi sebagai ruang hijau, taman ini juga mendukung konsep Transit Oriented Development (TOD) karena terhubung dengan aktivitas dan transportasi publik sekitar.
Fasilitas yang tersedia di taman ini meliputi jogging track, taman bermain anak, jalur refleksi, urban farming, amphitheater, seating area, serta plaza kegiatan warga. Seluruh desain dibuat fungsional tanpa mendukung aktivitas bermalam demi menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.






