Nasional

Gelembung Gas Misterius Muncul di Sungai Krueng Cut Nagan Raya Usai Banjir Bandang, Warga Diimbau Waspada

Warga Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, dihebohkan dengan kemunculan gelembung gas di tepi Sungai Gampong Krueng Cut. Fenomena tak biasa ini terpantau pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada awal Januari 2026.

Kemunculan gelembung gas tersebut terekam dalam video warga dan dengan cepat viral di media sosial. Akibatnya, masyarakat berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk melihat langsung fenomena yang terjadi di sepanjang sisi sungai itu.

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan (TRK), mengonfirmasi bahwa Pemerintah Kabupaten Nagan Raya telah menurunkan tim ke lokasi. Tim ini bertugas memastikan keberadaan gelembung gas sekaligus mengidentifikasi titik-titik keluarnya gas.

Menurut TRK, gelembung gas ditemukan di beberapa titik di sepanjang tepi sungai dan baru terpantau setelah banjir bandang menerjang kawasan tersebut. Sebagai langkah awal pengamanan, pemerintah daerah telah memasang pembatas sementara di sekitar lokasi semburan gas.

“Aparatur gampong setempat juga diminta melakukan pemantauan berkala untuk mengantisipasi potensi risiko bagi warga,” kata TRK, Minggu (4/1/2026).

Pemkab Nagan Raya, lanjut TRK, akan melakukan kajian dan penelitian lanjutan dengan berkoordinasi bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh. Kajian tersebut dilakukan untuk memastikan jenis dan kandungan gas, sumber kemunculannya, serta potensi dampaknya terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat. Menurut Mureks, langkah koordinasi ini krusial untuk penanganan fenomena alam yang tidak biasa.

TRK juga mengimbau warga agar tidak menyalakan api di sekitar lokasi kemunculan gas. Masyarakat diminta tetap mematuhi arahan aparat setempat hingga hasil kajian resmi dikeluarkan, mengingat potensi risiko yang mungkin timbul.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab Nagan Raya, Jasman, menyebutkan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan maupun gangguan signifikan terhadap aktivitas masyarakat akibat kemunculan gelembung gas tersebut.

“Informasi lebih lanjut akan disampaikan secara resmi setelah hasil kajian dan pemeriksaan teknis dari Dinas ESDM Aceh diterima,” ujar Jasman.

Mureks