PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) menyatakan sikap optimistis namun realistis dalam menghadapi dinamika industri ritel elektronik nasional sepanjang tahun 2026. Meskipun kinerja perusahaan pada 2025 sempat berada dalam tekanan akibat tantangan eksternal dan perubahan perilaku konsumen, manajemen menegaskan fondasi bisnis tetap solid.
Dengan pendekatan yang lebih adaptif, ECII telah mempersiapkan sejumlah langkah strategis guna menjaga kesinambungan usaha sekaligus mendorong pertumbuhan jangka panjang. Tahun 2026 dipandang sebagai periode krusial untuk penyesuaian strategi, terutama dalam penjualan, pemanfaatan kanal digital, serta ekspansi gerai yang dilakukan secara selektif.
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
Optimisme Manajemen dan Target Pertumbuhan
Corporate Secretary PT Electronic City Indonesia Tbk, Widi Satya Chitra, menyampaikan bahwa perseroan menargetkan pertumbuhan kinerja yang setidaknya sejalan dengan laju pertumbuhan ekonomi nasional. Target ini dinilai realistis dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan kemampuan internal perusahaan dalam beradaptasi terhadap perubahan proses bisnis.
“Perseroan dalam kondisi yang baik dan siap dengan segala kemungkinan serta mempersiapkan untuk memberikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi para stakeholders ke depannya,” ungkap Widi kepada Kontan.co.id, pada Selasa.
Pilar Strategi Penjualan dan Penguatan Merek Internal
Untuk menjaga kinerja sepanjang tahun, ECII tetap mengandalkan strategi penjualan sebagai pilar utama. Widi menjelaskan, perseroan telah dan akan terus menghadirkan berbagai program promosi yang dirancang untuk menarik minat beli pelanggan. Promo tersebut mencakup Promo Pembelanjaan, Promo Banking & Financing, hingga Promo Social Media Activation yang dipublikasikan melalui berbagai kanal media.
Selain promosi, penguatan produk private label juga menjadi fokus penting. ECII terus mendorong pengembangan merek internal ARRA dan ARRASO dengan meluncurkan beragam lini produk baru yang sesuai kebutuhan pelanggan. Langkah ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah sekaligus meningkatkan margin keuntungan perusahaan.
Ekspansi Gerai Selektif dan Fokus Kanal Digital
Dari sisi ekspansi, perseroan menegaskan akan bersikap adaptif namun tetap berhati-hati. Widi menyebutkan bahwa pembukaan gerai baru tidak akan dilakukan secara agresif, melainkan selektif dengan mempertimbangkan kondisi keuangan perseroan, potensi daya beli masyarakat di sekitar lokasi, serta prospek pertumbuhan jangka panjang.
Seiring perubahan perilaku konsumen yang semakin mengarah ke belanja daring, penguatan kanal digital menjadi salah satu prioritas utama ECII. Perseroan akan terus mengembangkan platform online ECI.ID dengan menghadirkan pembaruan fitur yang mempermudah pelanggan dalam berbelanja. Pengembangan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan penjualan, tetapi juga memberikan pengalaman belanja yang lebih nyaman dan efisien.
Investasi Strategis untuk Kesiapan Masa Depan
Dalam ringkasan Mureks, untuk mendukung strategi jangka panjang, perseroan juga menyiapkan investasi strategis di sejumlah lini. Widi menyampaikan bahwa ECII akan mengalokasikan dana untuk pembukaan toko baru, penambahan armada guna mendukung mobilitas layanan Home Delivery, serta peningkatan fasilitas dan kapasitas gudang.
“Perseroan akan terus melakukan investasi strategis dalam mengalokasikan dana untuk pembukaan toko baru, penambahan armada untuk mobilitas Home Delivery, serta peningkatan fasilitas dan kapasitas gudang, yang menunjukkan komitmen terhadap inovasi dan kesiapan masa depan untuk pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan,” jelasnya.
Dengan kombinasi strategi penjualan, penguatan merek internal, ekspansi selektif, serta optimalisasi kanal digital, Electronic City Indonesia Tbk menatap 2026 dengan keyakinan terukur. Perseroan berharap langkah-langkah tersebut mampu menjaga stabilitas bisnis sekaligus menciptakan pertumbuhan berkelanjutan di tengah tantangan industri ritel elektronik yang terus berkembang.






