Perusahaan teknologi yang dikenal lewat produk penyedot debu, Dreame Auto, secara resmi merilis teaser mobil listrik supercar pertamanya. Kendaraan performa tinggi ini dijadwalkan akan diperkenalkan secara global pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 yang akan datang, dengan rencana produksi massal dimulai pada tahun 2027.
Berdasarkan gambar teaser yang telah disebar, desain supercar listrik Dreame Auto menampilkan siluet yang agresif dan futuristik, serupa dengan karakteristik mobil-mobil supercar listrik modern lainnya. Menurut pantauan Mureks, mobil ini memiliki bodi yang panjang dan rendah, diperkuat dengan desain fender depan serta belakang yang menonjol, memberikan kesan lebar dan kokoh.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Desain Eksterior dan Fitur Aerodinamika
Lampu depan mobil ini dirancang dengan empat elemen lampu siang horizontal yang tajam. Sementara itu, bagian bumper depan dilengkapi dengan intake udara berukuran besar dan elemen aerodinamika samping yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi aliran udara. Mengutip laporan dari Car News China pada 28 Desember, mobil ini juga menampilkan wing endplate besar di sisi samping dan desain pilar A tersembunyi yang menciptakan ilusi windshield menyatu dengan atap.
Untuk menunjang performa, mobil ini dilengkapi dengan pelek multi-palang berdesain kelopak dengan hub enam baut. Sistem pengereman diperkirakan menggunakan komponen ceramic carbon, menjanjikan daya henti yang superior. Di bagian belakang, supercar ini memiliki sayap tetap berukuran besar dengan endplate yang menjulur ke bawah di kedua sisi, serta lampu belakang berdesain full-width dengan struktur dot-matrix tiga dimensi. Bumper belakang menyatu dengan diffuser dual-layer besar, yang berfungsi untuk meningkatkan efek ground dan downforce belakang, krusial untuk stabilitas pada kecepatan tinggi.
Performa dan Teknologi Pendingin
Meskipun Dreame Auto belum secara rinci mengungkap konfigurasi motor, kapasitas baterai, jarak tempuh, atau detail produksi lainnya, beberapa media lokal di negara tersebut telah melaporkan perkiraan spesifikasi yang mengesankan. Mobil ini diperkirakan akan ditenagai oleh sistem listrik murni dengan tenaga maksimal lebih dari 1.000 dk.
Mureks mencatat bahwa laporan yang sama juga menyebutkan penggunaan sistem pendingin berbasis refrigeran yang dirancang untuk menjaga suhu sistem penggerak listrik tetap stabil sekitar 15°C. Dengan performa tersebut, akselerasi dari 0 hingga 100 kpj diperkirakan mampu dicapai dalam waktu kurang dari 1,8 detik, sebuah angka yang menempatkannya di jajaran hypercar tercepat di dunia, meskipun angka ini masih bersifat perkiraan awal.





