Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk segera membangun kantong-kantong parkir di berbagai titik strategis. Langkah ini dinilai krusial untuk mengatasi minimnya fasilitas parkir, khususnya di kantor layanan publik, serta menertibkan parkir liar yang kian meresahkan.
Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, pada Kamis (8/1) menegaskan bahwa kebutuhan akan kantong parkir di Kota Bekasi sudah sangat mendesak. “Pemkot Bekasi perlu membangun kantong-kantong parkir seperti di Singapura. Karena memang kebutuhan akan parkir di Kota Bekasi tinggi,” ujarnya.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Sardi menjelaskan, kondisi saat ini menunjukkan banyak kantor layanan publik yang tidak memiliki fasilitas parkir memadai. Akibatnya, warga terpaksa memarkirkan kendaraan di tepi jalan umum, yang kemudian mengganggu kelancaran lalu lintas dan mobilitas masyarakat. “Kita lihat di Polres Bekasi banyak warga memarkir kendaraan di pinggir Jalan Pangeran Jayakarta karena parkir di Polres penuh. Belum lagi kantor-kantor layanan masyarakat lainnya, banyak yang seperti ini,” kata Sardi, menggambarkan situasi yang terjadi.
Pembangunan kantong parkir diharapkan dapat menjadi solusi komprehensif terhadap keterbatasan fasilitas parkir. Selain itu, inisiatif ini juga berpotensi menghilangkan praktik parkir liar dan memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi dari sektor retribusi parkir. “Saya kira banyak manfaat yang akan didapat dengan hadirnya kantong-kantong parkir. Makanya saya harap ini bisa segera dipikirkan oleh Pemkot Bekasi untuk segera dibangun,” pungkas Sardi.
Menanggapi isu ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, menurut pantauan Mureks, tengah gencar melakukan penertiban parkir liar. Upaya ini merupakan bagian dari strategi Pemkot untuk mengurai kemacetan lalu lintas yang seringkali disebabkan oleh keberadaan parkir kendaraan di bahu jalan.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Soenaryo Utomo, membenarkan langkah tersebut. “Kita sedang memulai melakukan penertiban parkir liar. Upaya ini sudah mulai berjalan dan akan dilakukan bertahap menyesuaikan sumber daya yang ada,” jelas Soenaryo, menunjukkan komitmen Dishub dalam menata ketertiban parkir di wilayahnya.





