Nasional

Donald Trump Peringatkan: Serangan Kedua ke Venezuela Disiapkan, Skala Jauh Lebih Besar

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memastikan pihaknya siap meluncurkan serangan lanjutan ke Venezuela apabila situasi mengharuskannya. Opsi serangan kedua tetap terbuka dan bahkan disiapkan dengan skala yang jauh lebih besar, menyusul operasi militer AS di Caracas yang dilaporkan sukses pada Sabtu dini hari (3/1).

“Dan kita siap untuk melancarkan serangan kedua dan jauh lebih besar jika perlu. Jadi kami siap melakukan gelombang kedua jika memang perlu. Kami sebenarnya berasumsi bahwa gelombang kedua akan diperlukan, tetapi sekarang mungkin tidak,” kata Trump dalam konferensi persnya pada Minggu (4/1), seperti dipantau Mureks.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Menurut Trump, serangan pertama yang telah dilakukan berjalan sangat sukses, sehingga kemungkinan serangan lanjutan masih dipertimbangkan. Serangan awal tersebut, yang dilaporkan melibatkan ledakan di ibu kota Venezuela dan penangkapan Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya, dinilai telah mencapai target.

“Gelombang pertama, jika Anda ingin menyebutnya demikian, serangan pertama sangat sukses, jadi mungkin kami tidak perlu melakukan gelombang kedua, tetapi kami siap melakukan gelombang kedua. Bahkan gelombang yang jauh lebih besar,” ujarnya.

Trump juga memaparkan keberhasilan operasi penangkapan yang melibatkan pasukan Amerika Serikat di lapangan. Ia mengklaim bahwa pasukan AS berhasil mengatasi perlawanan yang telah disiapkan.

“Para prajurit terlatih ini, yang beroperasi bekerja sama dengan penegak hukum AS, menangkap mereka dalam posisi yang sangat siap. Mereka menunggu kita. Mereka tahu kita memiliki banyak kapal di laut yang sedang menunggu,” tutur Trump.

Ia melanjutkan, “Mereka tahu kita akan datang. Jadi mereka berada dalam posisi siap, yang disebut posisi siaga, tetapi mereka benar-benar kewalahan dan dengan cepat dilumpuhkan.”

Presiden AS itu menambahkan, operasi tersebut berjalan tanpa korban di pihak militer Amerika Serikat. “Tidak ada satu pun anggota militer Amerika yang tewas dan tidak ada satu pun peralatan Amerika yang hilang,” tegasnya.

Langkah lanjutan yang disiapkan AS adalah mengambil alih Venezuela sementara waktu. Trump menjelaskan bahwa ini dilakukan untuk memastikan transisi yang aman dan bijaksana.

“Kita akan menjalankan negara ini sampai kita dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana. Jadi kita tidak ingin terlibat dengan orang lain yang masuk dan kita memiliki situasi yang sama seperti yang kita alami selama bertahun-tahun terakhir,” ungkapnya.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan kembali tujuan AS. “Jadi kita akan menjalankan negara ini sampai kita dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana. Dan itu harus bijaksana karena itulah tujuan kita,” pungkas Trump.

Mureks