Densus 88 Antiteror Polri pada Kamis, 08 Januari 2026, mengungkap temuan mengejutkan terkait penyebaran paham ekstremisme di kalangan anak dan remaja. Sebanyak 70 anak di Indonesia teridentifikasi terpapar ideologi kekerasan melalui sebuah grup obrolan internasional bernama True Crime Community.
Juru Bicara Densus 88, Kombes Mayndra Eka Wardhana, menjelaskan bahwa grup tersebut memiliki puluhan jejaring grup aktif lainnya dan didominasi oleh anak-anak serta remaja. Mureks mencatat bahwa temuan ini menjadi perhatian serius bagi keamanan nasional.
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Ciri-Ciri Anak Terpapar Paham Ekstremisme
Dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, pada Rabu (7/1), Mayndra memaparkan sejumlah indikator yang dapat dikenali orang tua jika anak mereka terpapar paham ekstrem dari grup tersebut:
- Ditemukan simbol-simbol paham tertentu, seperti white supremacy dan neo nazi, di gawai atau barang milik anak.






