Chelsea FC secara resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Enzo Maresca pada Kamis, 1 Januari 2026. Keputusan mengejutkan ini diambil hanya enam bulan setelah pelatih asal Italia itu berhasil mempersembahkan trofi Piala Dunia Antarklub bagi The Blues, dan hanya beberapa hari menjelang laga krusial kontra Manchester City.
Meski saat ini masih bertengger di peringkat kelima klasemen Liga Primer Inggris, pemecatan Maresca tidak semata-mata dipicu oleh performa di lapangan. Menurut pernyataan resmi klub yang dikutip dari BBC, “Enzo dan klub meyakini bahwa perubahan adalah langkah terbaik untuk menjaga peluang tim di empat kompetisi berbeda, termasuk ambisi kembali ke Liga Champions.”
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Friksi Internal dan Penurunan Performa
Tanda-tanda keretakan internal sejatinya sudah mulai terlihat sejak Desember 2025. Chelsea hanya mampu meraih satu kemenangan dari tujuh laga terakhir, yang membuat selisih poin dengan pemuncak klasemen Arsenal melebar hingga 15 angka. Namun, persoalan utama yang mendasari keputusan ini justru bersumber dari memburuknya hubungan Maresca dengan jajaran manajemen klub.
Friksi ini semakin menguat setelah Maresca secara terbuka menyebut situasi internal sebagai “48 jam terburuk” dalam kariernya. Pernyataan tersebut dinilai manajemen tidak mencerminkan etika internal klub. Di sisi lain, Mureks mencatat bahwa Maresca dikabarkan keberatan dengan campur tangan manajemen dalam urusan teknis tim. Sebaliknya, pihak klub menilai sang pelatih melanggar disiplin dengan menjalankan agenda pribadi tanpa izin.
Sinyal perpisahan semakin kentara ketika Maresca mulai menjauh dari simbol-simbol klub. Namanya bahkan sama sekali tidak muncul dalam video kilas balik Chelsea tahun 2025 yang diunggah di media sosial resmi klub, sebuah indikasi jelas adanya jarak antara pelatih dan institusi.
Momen Krusial di Tengah Jadwal Padat
Kepergian Maresca datang di momen yang sangat krusial bagi Chelsea. The Blues dijadwalkan akan bertandang ke markas Manchester City pada Senin, 5 Januari 2026. Setelah itu, mereka akan menghadapi rangkaian laga berat lainnya melawan Arsenal dan Napoli, yang tentu membutuhkan stabilitas dan fokus penuh dari tim.






