Olahraga

Ryan Wedding: Dari Atlet Olimpiade ke Gembong Narkoba Buronan FBI dengan Koleksi MotoGP Fantastis

Nama Ryan James Wedding kembali menjadi sorotan publik setelah Biro Investigasi Federal (FBI) menyita koleksi motor MotoGP senilai 40 juta Dolar AS atau sekitar Rp667,76 miliar di Meksiko. Wedding, yang merupakan mantan atlet Olimpiade Kanada, kini masuk dalam daftar 10 buronan paling dicari FBI atas tuduhan kejahatan narkoba internasional.

Transformasi dari Atlet Olimpiade ke Jaringan Narkoba Internasional

Ryan Wedding dikenal sebagai mantan atlet snowboard Kanada yang pernah berkompetisi di Olimpiade Musim Dingin 2002 di Salt Lake City. Namun, karier olahraganya meredup setelah ia terlibat kasus narkoba dan dijebloskan ke penjara pada tahun 2009.

Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id

Setelah dibebaskan pada akhir 2010, Wedding diyakini mulai membangun jaringan perdagangan narkoba berskala besar. Otoritas Amerika Serikat (AS) menuduh Wedding telah mengirimkan ratusan kilogram kokain ke Kanada dan Amerika Serikat, menandai transformasinya dari seorang atlet menjadi gembong narkoba.

Masuk Daftar Buronan Paling Dicari FBI

Pada tahun 2024, Wedding secara resmi didakwa atas berbagai kejahatan narkoba dan sejak saat itu menjadi buronan. FBI meyakini Wedding bersembunyi di Meksiko dan mengklasifikasikannya sebagai individu yang bersenjata serta sangat berbahaya.

Pemerintah AS telah menawarkan hadiah hingga 15 juta Dolar AS bagi siapa pun yang dapat memberikan informasi mengenai keberadaannya. Mureks mencatat bahwa Wedding kini secara resmi terdaftar dalam FBI Top 10 Most Wanted Fugitives, menunjukkan tingkat prioritas penangkapannya.

Koleksi Motor MotoGP Senilai Rp600 Miliar Disita

Penyitaan koleksi motor MotoGP milik Wedding menjadi bukti lain dari kekayaan yang ia kumpulkan dari aktivitas ilegalnya. Koleksi tersebut bernilai fantastis, mencapai sekitar 40 juta Dolar AS atau setara dengan Rp667,76 miliar.

Di antara motor-motor yang disita, terdapat Ducati Jorge Lorenzo 2018, Ducati Andrea Dovizioso 2019, dan motor Moto2 Marc Marquez. “Penyitaan ini merupakan hasil kerja sama otoritas Meksiko, FBI, RCMP, dan LAPD,” tulis FBI mengutip Crash. Hingga Jumat, 02 Januari 2026, nasib koleksi motor MotoGP tersebut masih belum ditentukan.

Mureks