Nasional

BPBD Semarang Kerahkan Tim SAR Cari Nenek Wakijem (84) yang Hilang di Hutan Gunungpati

Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang dan Basarnas terus melakukan pencarian terhadap seorang nenek bernama Wakijem (84) yang dilaporkan hilang di hutan Desa Sukorejo, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Semarang. Wakijem diketahui tidak kembali ke rumah sejak Sabtu, 3 Januari 2026.

Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto, menjelaskan bahwa Wakijem meninggalkan rumah dengan berjalan kaki menuju hutan. Namun, hingga Senin, 5 Januari 2026, ia belum juga ditemukan. Keluarga korban melaporkan kejadian ini ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Semarang untuk segera ditindaklanjuti.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

“Keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke KPP Semarang untuk ditindaklanjuti. Setelah laporan masuk, tim langsung diberangkatkan untuk melakukan operasi pencarian,” ujar Endro, Senin (5/1).

Menurut Endro, nenek Wakijem memang memiliki kebiasaan keluar masuk hutan. Namun, tujuan spesifiknya masuk ke hutan pada hari kejadian belum diketahui secara pasti. Tim SAR melakukan pencarian dengan metode exploring search and rescue (ESAR) dari titik lokasi terakhir korban terlihat.

Mureks mencatat bahwa operasi SAR menghadapi sejumlah kendala signifikan. Area pencarian yang luas, medan yang terjal, serta minimnya saksi mata menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan.

“Kendala operasi SAR antara lain area pencarian yang luas, medan terjal, serta tidak adanya saksi,” jelas Endro.

Untuk memaksimalkan upaya pencarian, BPBD Kota Semarang berencana mengerahkan empat Search and Rescue Unit (SRU), termasuk unit K9. Tim ini akan menyisir sejumlah jalur yang diduga menjadi arah pergerakan korban.

“Pencarian masih terus dilakukan hingga saat ini,” kata Endro, menegaskan komitmen tim untuk menemukan Wakijem.

Mureks