Nasional

BPBD Pemalang: “Bekal Survivor Habis”, Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Slamet Berlanjut

Pencarian terhadap Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki asal Magelang, Jawa Tengah, yang hilang di Gunung Slamet, masih terus dilakukan hingga hari kelima. Hingga Jumat (2/1/2026), keberadaan Syafiq belum juga ditemukan oleh tim gabungan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, Andri Adi, mengungkapkan kekhawatirannya terkait bekal yang dibawa korban. “Ini kan perkiraannya survivor bawa bekal cukup hanya untuk dua hari saja. Jadi kemungkinan sudah kehabisan bekal sekarang,” ujar Andri kepada tim redaksi Mureks, Jumat (2/1/2026).

Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.

Tim SAR Perluas Area Pencarian

Andri menambahkan, jumlah personel dan area pencarian telah diperluas secara signifikan. Lebih dari 70 orang relawan dan tim SAR terlibat dalam operasi ini, termasuk tim yang diberangkatkan dari Magelang dan melalui Jalur Bambangan, Purbalingga.

“Mungkin sudah lebih dari 70-an orang. Ada tim yang berangkat dari Magelang. Ada tim yang diberangkatkan lewat Jalur Bambangan, Purbalingga, karena bisa posisinya bergeser ke wilayah Purbalingga,” jelas Andri. Namun, upaya pelacakan menggunakan cahaya dan suara belum membuahkan hasil.

“Yang kami takutkan kalau terjadi kecelakaan karena belum terlihat tanda-tandanya, sudah dilacak pakai cahaya ataupun suara, belum ketemu,” imbuhnya.

Cuaca Buruk dan Medan Terjal Jadi Kendala

Proses pencarian menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi cuaca buruk dan karakteristik geografis Gunung Slamet yang menantang. Gunung Slamet, yang merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah dan kedua tertinggi di Pulau Jawa, dikenal dengan hutan lebat, semak belukar, serta medan yang terjal dan banyak tanjakan.

“Gunung Slamet ini kan gunung tertinggi di Jawa Tengah, tertinggi nomor dua di Pulau Jawa. Hutannya, semak-semaknya masih sangat lebat, terjal, banyak tanjakan. Selain itu cuacanya juga sedang kurang bersahabat,” terang Andri, menurut pantauan Mureks.

Kronologi Hilangnya Syafiq Ridhan

Syafiq mendaki Gunung Slamet bersama temannya, Himawan Haidar Bahran, pada Sabtu (27/12/2025). Keduanya memulai pendakian melalui Basecamp Dipajaya, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, dengan rencana pendakian ‘tektok’ atau tanpa bermalam, dan dijadwalkan turun pada Minggu (28/12/2025).

Namun, di tengah perjalanan, Himawan mengalami cedera kaki. Syafiq kemudian berinisiatif turun gunung untuk mencari pertolongan. Karena Syafiq tidak kunjung kembali, tim relawan gabungan memulai pencarian terhadap kedua pendaki tersebut pada Minggu (28/12/2025) malam.

Himawan akhirnya ditemukan di Pos 9 pada Selasa (30/12/2025) dalam kondisi lemas dan berhasil dievakuasi ke basecamp. Sementara itu, Syafiq Ridhan Ali Razan masih belum ditemukan hingga saat ini.

Mureks