Internasional

BMKG: Potensi Gempa Megathrust M8,9 Ancam Pesisir Sumatra-Jawa, Tsunami Capai 34 Meter

Ancaman gempa bumi megathrust dengan magnitudo sangat besar hingga M8,9 berpotensi menghantam wilayah pesisir selatan Sumatra hingga Jawa bagian barat. Studi terbaru dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga memaparkan skenario terburuk tsunami yang bisa mencapai ketinggian 34 meter di beberapa titik.

Indonesia menghadapi ancaman nyata dari 14 zona megathrust yang tersebar di berbagai wilayah. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah zona megathrust di Selatan Sumatra, Selat Sunda, hingga Selatan Jawa bagian Barat, yang dikhawatirkan dapat melepaskan energi besar sewaktu-waktu.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

Potensi Gempa M8,9 dan Tsunami 34 Meter

Ahli Seismologi BMKG, Pepen Supendi, dalam jurnal berjudul “On the Potential for Megathrust Earthquakes and Tsunamis off the Southern Coast of West Java and Southeast Sumatra, Indonesia,” mengungkapkan bahwa zona megathrust di Selatan Jawa dan Sumatra memiliki potensi menghasilkan gempa sangat besar.

“Dengan magnitudo hingga M8,9. Nilai ini diasumsikan realistis dengan periode ulang ~400 tahun dan konsisten dengan studi regional sebelumnya,” ungkap Pepen saat berbincang dengan CNBC Indonesia, Sabtu (3/1/2026).

Pepen menjelaskan, pemodelan gempa tersebut berasal dari dua segmen megathrust utama yang membentang dari Selatan Sumatra, Selat Sunda, hingga Selatan Jawa bagian Barat. Ada pula kemungkinan tambahan sesar Backthrust di Selatan Jawa bagian Barat yang turut berkontribusi.

Dampak mengerikan bukan hanya gempa besar, melainkan juga potensi tsunami dahsyat saat megathrust ini melepaskan energinya. Menurut Pepen, tsunami yang dihasilkan juga sangat besar.

“Jika gempa tersebut terjadi, tsunami yang dihasilkan dapat mencapai ketinggian maksimum sekitar 34 meter terutama di pantai barat Sumatra bagian Selatan dan pantai selatan Banten di sekitar Ujung Kulon,” ujarnya.

Gelombang tsunami juga diperkirakan dapat menyebar ke titik lain dengan ketinggian yang bervariasi. Mureks mencatat bahwa Pepen Supendi menekankan bahaya serius ini, yang memerlukan perhatian dari semua pihak.

“Secara umum, tinggi tsunami rata-rata ~11,8 meter di Pantai Sumatra dan ~10,6 meter di pantai selatan Jawa. Nilai ini tergolong sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan dampak besar di wilayah pesisir tersebut,” tegasnya.

Tujuan Penelitian: Kesiapsiagaan dan Mitigasi

Tim redaksi Mureks memahami bahwa penelitian ini merupakan skenario ilmiah berbasis pemodelan dengan skenario terburuk, bukan prediksi waktu kejadian. Tujuan utama dari studi ini adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan upaya mitigasi bencana, bukan untuk menimbulkan kepanikan di masyarakat.

Mureks