Keuangan

Bitcoin Stabil di Atas 91 Ribu Dollar AS: Pasar Kripto Global Beradaptasi dengan Fluktuasi Makroekonomi

Harga Bitcoin (BTC) menunjukkan pergerakan yang relatif stabil di atas level 91.000 dollar AS pada Jumat, 9 Januari 2026. Meskipun terjadi koreksi tipis sebesar 0,06 persen dalam 24 jam terakhir, membawa harganya ke 91.193,08 dollar AS, aset kripto utama ini masih menunjukkan daya tahan yang signifikan di tengah dinamika pasar global.

Menurut pantauan Mureks, tren mingguan Bitcoin tetap positif dengan penguatan 2,89 persen. Namun, koreksi bulanan sebesar 1,10 persen dan penurunan 18,67 persen dalam tiga bulan terakhir mengindikasikan adanya volatilitas jangka menengah. Secara year to date (YTD), Bitcoin berhasil meningkat 2,79 persen, menegaskan posisinya sebagai aset digital yang resilient.

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

Dinamika Pasar dan Kapitalisasi Bitcoin

Dalam sehari, pergerakan harga BTC berada di kisaran 89.233,87 hingga 91.485,84 dollar AS. Volume transaksi harian tercatat mencapai 42,69 miliar dollar AS, menunjukkan likuiditas yang tinggi di pasar. Suplai beredar Bitcoin saat ini adalah 19,97 juta BTC dari total maksimum 21 juta, yang menyoroti kelangkaan aset ini sebagai salah satu pendorong nilainya.

Catatan Mureks juga menyoroti bahwa kapitalisasi pasar Bitcoin kini tercatat 1,82 triliun dollar AS, dengan kapitalisasi terdilusi penuh mencapai 1,91 triliun dollar AS. Dominasi BTC di pasar kripto global tetap kuat, berada di angka 58,50 persen, menjadikannya aset acuan bagi pergerakan pasar digital secara keseluruhan.

Pergerakan Aset Kripto Lainnya

Selain Bitcoin, beberapa aset kripto lain juga menunjukkan pergerakan bervariasi:

  • Ethereum (ETH): Aset kripto terbesar kedua ini berada di level 3.112,68 dollar AS, turun 1,80 persen, dengan kapitalisasi pasar sekitar 375,86 miliar dollar AS.
  • Tether (USDT): Stabil di 0,9991 dollar AS, naik tipis 0,02 persen, dengan kapitalisasi pasar 186,90 miliar dollar AS.
  • XRP: Melemah 2,07 persen ke 2,129 dollar AS, dengan kapitalisasi pasar 129,24 miliar dollar AS.
  • BNB: Turun 0,93 persen menjadi 893,28 dollar AS, dengan kapitalisasi 123,05 miliar dollar AS.
  • Solana (SOL): Menjadi salah satu kripto yang menguat di 10 besar, naik 1,48 persen ke 138,87 dollar AS, dengan kapitalisasi 78,41 miliar dollar AS.
  • USD Coin (USDC): Stabil di 0,9998 dollar AS, naik tipis 0,02 persen, dengan kapitalisasi pasar 74,99 miliar dollar AS.

Di luar tujuh besar, beberapa aset lain seperti TRON (TRX) turun 0,91 persen, Dogecoin melemah 2,87 persen, dan Cardano turun 1,30 persen. Sementara itu, Bitcoin Cash sedikit naik 0,35 persen, Chainlink turun 1,75 persen, dan Hyperliquid mengalami penurunan terdalam sebesar 5,37 persen. Monero justru melonjak signifikan 4,50 persen, sedangkan UNUS SED LEO dan Stellar masing-masing melemah 1,19 persen dan 1,72 persen.

Faktor Penentu Pergerakan Bitcoin

Pergerakan harga Bitcoin dipengaruhi oleh kombinasi berbagai faktor, termasuk kondisi makroekonomi global, tingkat adopsi institusional, serta dinamika regulasi di berbagai negara. Stabilitas relatif BTC dalam beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa pasar mulai beradaptasi dengan sentimen global, seperti fluktuasi nilai dollar AS, suku bunga, dan kebijakan moneter internasional.

Likuiditas dan volume transaksi yang tinggi juga berperan penting dalam menjaga harga Bitcoin tetap berada di level psikologis kunci 90 ribu dollar AS. Fluktuasi harian yang kecil mengindikasikan bahwa investor cenderung menahan posisi, menunggu perkembangan fundamental dan berita terbaru terkait regulasi atau adopsi institusional yang lebih luas.

Strategi Investor dan Prospek Pasar Kripto

Investor Bitcoin umumnya mengambil pendekatan hati-hati di tengah volatilitas pasar. Beberapa strategi populer meliputi menahan posisi jangka panjang (HODL), diversifikasi portofolio ke altcoin yang lebih stabil, serta memanfaatkan peluang swing trading pada fluktuasi intraday. Meskipun pergerakan jangka pendek tidak menentu, prospek jangka panjang BTC didukung oleh kelangkaan suplai dan meningkatnya adopsi institusional.

Para analis menekankan pentingnya memantau indikator teknikal seperti moving average, level support-resistance, dan volume transaksi untuk pengambilan keputusan investasi. Penguatan mingguan Bitcoin menunjukkan adanya minat beli yang berkelanjutan, namun koreksi bulanan dan triwulanan tetap menjadi risiko yang harus diantisipasi. Investor disarankan untuk terus mengikuti berita regulasi, perkembangan adopsi, dan tren teknologi blockchain yang dapat memengaruhi harga secara signifikan.

Secara keseluruhan, meskipun pasar kripto masih menunjukkan fluktuasi, Bitcoin berhasil mempertahankan posisinya di atas 91.000 dollar AS. Kestabilan harga ini menjadi indikator optimisme relatif di kalangan investor dan pengamat pasar, meskipun risiko volatilitas tetap ada. Dengan kapitalisasi pasar yang dominan dan likuiditas tinggi, Bitcoin diperkirakan akan tetap menjadi aset kripto utama yang menjadi acuan pergerakan pasar digital global.

Mureks