Keuangan

BEI Resmi Suspensi Perdagangan Saham Nusantara Sawit Sejahtera (NSSS) Setelah Lonjakan Harga Signifikan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi menghentikan sementara atau suspensi perdagangan saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Keputusan ini berlaku mulai sesi I perdagangan pada Jumat, 9 Januari 2026, hingga adanya pengumuman lebih lanjut dari pihak bursa.

Langkah tegas BEI ini diambil menyusul terjadinya peningkatan harga kumulatif saham NSSS yang dinilai sangat signifikan dalam kurun waktu singkat. Penghentian sementara perdagangan saham ini merupakan bentuk perlindungan bagi investor di tengah volatilitas pasar.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id

Penjelasan Resmi BEI dan Respons NSSS

Dalam keterbukaan informasi yang diterbitkan pada Jumat (9/1/2026), BEI menjelaskan alasan di balik suspensi tersebut. “Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada Saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) dan sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan Saham NSSS di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I tanggal 9 Januari 2026 sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut,” demikian bunyi pengumuman resmi BEI.

Menanggapi keputusan otoritas bursa, manajemen NSSS memastikan bahwa perseroan tetap berfokus pada kegiatan operasional perusahaan. Mereka juga berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kinerja fundamental guna memberikan nilai tambah bagi investor dan seluruh pemangku kepentingan.

Hingga surat klarifikasi diterbitkan, menurut pantauan Mureks, perseroan menyatakan tidak memiliki informasi, fakta, atau kejadian material lain yang dapat memengaruhi kelangsungan usaha, keputusan investasi pemegang saham, maupun nilai saham perseroan. Pergerakan harga saham di pasar disebut sepenuhnya merupakan hasil mekanisme pasar dan dan berada di luar kendali manajemen.

Berdasarkan data perdagangan terakhir sebelum suspensi, harga saham NSSS tercatat berada di level Rp 1.250 per saham, menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 93,80 persen.

Upaya Regulator dan Profil Bisnis NSSS

Penghentian sementara perdagangan saham NSSS ini menambah daftar emiten yang disuspensi oleh BEI akibat pergerakan harga yang tidak wajar. Langkah ini sekaligus mencerminkan upaya regulator pasar modal dalam menjaga keteraturan perdagangan serta melindungi kepentingan investor di tengah gejolak saham-saham tertentu.

Sejak awal berdiri, NSSS bergerak di sektor pertanian dan perkebunan kelapa sawit. Kegiatan usaha perseroan mencakup bidang pertanian, perkebunan, dan kehutanan, termasuk pengembangan agroindustri, agrobisnis, industri pertanian, serta perkebunan tanaman industri dan kelapa sawit.

Selain kegiatan hulu, perseroan juga menjalankan usaha perdagangan hasil-hasil pertanian, perkebunan, dan kehutanan, termasuk peralatan pertanian dan perkebunan. Aktivitas perdagangan ini dilakukan baik untuk kepentingan sendiri maupun pihak lain dengan skema komisi, mencakup kegiatan ekspor, impor, perdagangan lokal dan antarpulau, serta berperan sebagai leveransir, pemasok, grosir, distributor, hingga perwakilan perusahaan lain dari dalam dan luar negeri.

Di sisi jasa, perseroan menyediakan layanan dan konsultasi yang berkaitan dengan sektor pertanian, perkebunan, dan kehutanan. Ruang lingkupnya antara lain jasa persewaan tanaman, serta layanan konsultasi langsung dengan pengelolaan dan pengembangan usaha pertanian, perkebunan, kehutanan, dan kelapa sawit.

Mureks