Badan Dakwah Islam (BDI) Pertamina berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid (DT) Peduli menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir bandang di Kota Padang. Penyaluran bantuan ini menyasar lebih dari 300 Kepala Keluarga (KK) di wilayah Lambung Bukit dan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, yang terdampak cukup parah.
Bantuan tersebut didistribusikan pada Sabtu, 13 Desember 2025, merupakan titipan dari Pertamina melalui BDI. Fokus utama distribusi berada di Lambung Bukit, Pauh, seperti disampaikan oleh Fabyan Andara Pratama, Kepala Kantor Pelayanan (KP) DT Peduli Sumatera Barat.
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
“Alhamdulillah, saat ini DT Peduli bersama Badan Dakwah Islam Pertamina telah mendistribusikan bantuan titipan dari Pertamina. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi para penerimanya,” ujar Fabyan.
Perwakilan Badan Dakwah Islam Pertamina turut mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam aksi kemanusiaan ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, termasuk DT Peduli, yang telah berkolaborasi dengan Pertamina Patra Niaga dalam menyalurkan bantuan yang dititipkan oleh umat di lingkungan Pertamina Patra Niaga, dari Sabang sampai Merauke,” ungkapnya.
Selain di Kota Padang, bantuan serupa juga telah disalurkan ke sejumlah daerah lain yang terdampak bencana, seperti Medan dan Aceh, melalui masing-masing mitra penyalur yang bekerja sama dengan Pertamina.
Kondisi di lokasi terdampak banjir bandang Batu Busuk, Kecamatan Pauh, dilaporkan masih memprihatinkan. Razik, Relawan DT Peduli di lapangan, menjelaskan tantangan yang dihadapi timnya. “Saat ini kami berada di lokasi terdampak banjir bandang. Kondisi jembatan rusak parah, dan aliran sungai masih deras dengan lumpur,” jelasnya.
Menurut pantauan Mureks, tumpukan kotak bantuan bertuliskan “Bantuan BDI & CBT Bencana Posko Sumbar Pertamina Patra Niaga” diangkut menggunakan mobil pikap menuju titik-titik distribusi yang sulit dijangkau.
DT Peduli memastikan akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan bagi masyarakat terdampak seiring upaya pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.






