Kabar duka menyelimuti keluarga artis Venna Melinda. Ayah tercinta, Jimmy Rekartono, meninggal dunia secara mendadak pada Selasa, 6 Januari 2026, di sebuah tempat pijat kesehatan di kawasan Grand Wijaya, Jakarta Selatan. Kepergian almarhum mengejutkan banyak pihak lantaran tidak ada tanda-tanda sakit sebelumnya.
Venna Melinda, yang saat kejadian tengah berlibur di Bali bersama putrinya, Vania, mengaku menerima kabar tersebut melalui telepon tak terduga. Ia sempat tidak menyadari urgensi panggilan tersebut pada awalnya.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Kronologi Kejadian
Prosesi pemakaman Jimmy Rekartono telah dilaksanakan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, pada Rabu, 7 Januari 2026. Usai pemakaman, kronologi wafatnya sang ayah mulai terungkap melalui keterangan dari tante Venna Melinda.
Menurut sang tante, keluarga pertama kali menerima kabar mengejutkan itu sekitar pukul setengah empat sore melalui sambungan telepon dari salah satu kakak Venna yang berada di Bandung. Kakak tersebut dihubungi oleh pihak tempat pijat kesehatan di Grand Wijaya.
“Memang kemarin sekitar setengah empat sore kami dapat kabar dari salah satu kakak saya yang ada di Bandung. Dia bilang Pak Jimmy pingsan di Grand Wijaya dan kondisinya sudah kaku. Jadi semua keluarga diminta segera merapat ke sana,” ungkap tante Venna Melinda.
Mureks mencatat bahwa pihak tempat pijat dapat menghubungi keluarga karena salah satu kakak Venna Melinda sempat berkomunikasi langsung dengan almarhum pada Senin malam sebelumnya. Kontak terakhir inilah yang ditemukan oleh pihak tempat pijat.
“Kakak saya ini memang Senin malam masih telepon-an sama Papah Jimmy. Alhamdulillah, pihak di Grand Wijaya menemukan kontak terakhir itu. Akhirnya kakak saya menghubungi Venna dan seluruh keluarga,” jelasnya lebih lanjut.
Mendengar kabar tersebut, keluarga segera bergerak cepat menuju lokasi. Ambulans pun didatangkan, namun kondisi Jimmy Rekartono sudah tidak memungkinkan untuk diselamatkan.
“Semua langsung gerak cepat mendatangkan ambulans, tapi kondisinya saat itu sudah tidak ada,” tutur sang tante.
Pihak resepsionis tempat pijat juga menyampaikan bahwa denyut nadi Jimmy Rekartono sudah tidak terdeteksi saat pertama kali ditemukan pingsan. “Resepsionis bilang denyutnya sudah tidak ada. Memang pingsan dan kaku. Jadi kami sekeluarga ikhlas dan pasrah, karena memang jalannya seperti ini,” imbuhnya.
Kepanikan mulai terasa bagi Venna Melinda saat ia mendapat panggilan langsung dari pihak tempat pijat kesehatan tempat ayahnya berada, mengonfirmasi kabar duka tersebut.
Referensi penulisan: www.viva.co.id





