Ilusi optik kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya, menantang ketajaman mata dan kemampuan otak dalam memproses visual. Fenomena ini tidak hanya menghibur, tetapi juga efektif menguji ketelitian dan ketajaman pengamatan seseorang.
Bagi mereka yang mencari cara produktif mengisi waktu luang, memecahkan teka-teki visual seperti ini bisa menjadi pilihan menarik. Aktivitas ini tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Mengapa Otak Kerap Tertipu Ilusi Optik?
Ilusi visual terjadi ketika otak keliru memproses informasi yang ditangkap oleh mata. Kondisi ini muncul akibat tabrakan antara data visual yang dikirim mata dengan cara otak menafsirkan dan memahami apa yang dilihat. Akibatnya, otak menciptakan persepsi yang tidak sesuai dengan kenyataan.
Ilusi semacam ini membuat kita seolah melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada, atau mengubah tampilan asli suatu objek. Melalui proses visual inilah, mata manusia bisa “melihat” gambar diam seolah bergerak, atau dua benda yang sama terlihat memiliki ukuran yang berbeda.
Perdebatan Sengit di Reddit: Babi atau Kucing?
Baru-baru ini, sebuah gambar ilusi optik memicu perdebatan sengit di platform Reddit, membuat ribuan pengguna kebingungan. Gambar tersebut menampilkan seekor hewan di antara semak-semak, dengan perawakan tambun dan kulit putih.
Pertanyaan yang muncul adalah: apakah hewan itu seekor kucing atau justru babi? Banyak orang melihat hewan yang sama sekali berbeda. Seorang pengguna bahkan awalnya menebak bahwa hewan itu adalah kuda nil albino. Ada pula yang mengira itu burung hantu, anjing, bahkan makhluk imajiner hasil gabungan kucing dan babi yang disebut “caterpig”.
Mureks mencatat bahwa fenomena ilusi optik semacam ini seringkali memicu diskusi luas karena kemampuan visual manusia yang beragam dalam menafsirkan bayangan dan bentuk.
Terungkap: Ini Bukan Babi, Melainkan…
Setelah memicu teka-teki selama beberapa waktu, akhirnya terungkap bahwa makhluk misterius dalam gambar tersebut ternyata adalah seekor kucing. Kunci dari ilusi ini terletak pada bayangan hitam samar yang menutupi bagian ekor dan kepala kucing di antara semak-semak, sehingga membentuk siluet yang sekilas sangat mirip babi.
Melansir laman Times of India pada Jumat, 9 Januari 2026, secara umum, otak manusia mengalami tiga kategori utama ilusi optik. Kasus “kucing atau babi” ini menjadi contoh nyata bagaimana persepsi visual dapat dimanipulasi oleh konteks dan detail kecil.






