LAS VEGAS, Mureks – Produsen perangkat keras komputer terkemuka, Asus, telah mengonfirmasi kenaikan harga pada “portofolio produk tertentu” yang akan berlaku mulai 5 Januari 2026. Pengumuman ini datang hanya sehari sebelum pameran teknologi Consumer Electronics Show (CES) 2026 dimulai di Las Vegas, Amerika Serikat.
Dalam surat kepada para mitranya yang diterbitkan oleh TrendForce awal pekan ini, Asus menjelaskan bahwa kenaikan harga ini disebabkan oleh meningkatnya biaya produksi dan volatilitas pasokan yang terkait dengan tingginya permintaan RAM yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI).
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
Penyebab Kenaikan Harga dan Dampaknya
Liao Yi-Xiang, General Manager, Systems Business Group di Asus, dalam suratnya menyatakan, “Setelah meninjau dengan cermat kondisi pasar, stabilitas pasokan, dan komitmen kami terhadap kualitas produk, serta terus berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan teknis, Asus berencana untuk menerapkan penyesuaian harga strategis untuk kombinasi produk tertentu mulai 5 Januari 2026.”
Ia menambahkan, “Penyesuaian ini adalah keputusan yang diperlukan setelah menyerap dan menanggapi tekanan biaya selama periode yang panjang.”
Kenaikan harga RAM yang melonjak telah diprediksi akan berdampak signifikan pada harga perangkat teknologi pada tahun 2026. Asus tidak merinci produk mana saja yang akan mengalami kenaikan harga, hanya menyebutkan bahwa beberapa “kombinasi produk” dan “konfigurasi” akan terpengaruh.
Tren Kenaikan Harga di Industri
Asus bukanlah satu-satunya raksasa komputasi yang menaikkan harga saat ini. Dell dan Framework juga telah mengumumkan kenaikan harga, dan banyak pihak memperkirakan Lenovo serta Acer akan mengikuti langkah serupa. Mureks mencatat bahwa tren ini mengindikasikan tekanan biaya yang meluas di seluruh industri.
CES 2026, di mana Asus diharapkan akan meluncurkan beberapa produk baru, dipastikan akan menjadikan isu kenaikan harga ini sebagai topik diskusi utama.
TrendForce memprediksi bahwa pengiriman laptop secara global dapat turun hingga 10,1% pada tahun 2026 akibat efek domino dari lonjakan harga memori ini.
Tips untuk Konsumen di Tengah Kenaikan Harga
Meskipun prospek harga perangkat keras komputasi terlihat suram di awal tahun 2026, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan konsumen untuk mempermudah proses pembelian:
- Pertimbangkan Laptop Refurbished atau Bekas: Mencari laptop rekondisi atau bekas dari beberapa tahun terakhir bisa menjadi pilihan. Banyak di antaranya masih berfungsi dengan baik dan dapat menghemat uang dalam jangka pendek.
- Manfaatkan Promo dan Diskon: Siapkan diri untuk mencari penawaran khusus dan diskon yang mungkin muncul. Periode setelah Black Friday dan Natal seringkali menjadi waktu yang baik karena pengecer berusaha menghabiskan stok.






