Film horor terbaru berjudul “Together” yang dibintangi oleh pasangan suami istri di kehidupan nyata, Alison Brie dan Dave Franco, kini telah tersedia untuk disaksikan di platform streaming Hulu mulai Jumat, 2 Januari 2026. Karya debut sutradara Michael Shanks ini menawarkan pengalaman sinematik yang mengguncang, mengubah konsep ketergantungan toksik dalam hubungan menjadi horor tubuh yang sangat visceral.
Kisah Keterikatan yang Mengerikan
“Together” mengisahkan Tim (Dave Franco) dan Millie (Alison Brie), pasangan yang seharusnya sudah berpisah namun terpaksa terus bersama. Konflik yang telah lama terpendam memuncak saat mereka pindah dari kota besar ke pedesaan demi pekerjaan Millie. Dalam sebuah perjalanan mendaki di dekat rumah baru mereka, keduanya terjatuh ke dalam gua bawah tanah.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Di sana, sebuah kekuatan aneh mulai mengganggu pikiran mereka, secara perlahan memaksa hubungan mereka semakin dekat, baik secara fisik maupun mental. Fenomena ini digambarkan seperti seorang anak kecil yang menyatukan boneka Barbie-nya. Bahkan setelah berhasil keluar dari gua dan kembali ke rumah, mereka menemukan diri mereka secara literal “terjebak” satu sama lain.
Apa yang awalnya terasa seperti kutukan perlahan namun pasti berubah menjadi horor yang membakar. “Together” menyajikan koktail mimpi buruk, horor tubuh yang memuakkan, dan dialog yang secara mengejutkan lucu, memancing tawa di tengah kengerian. Penonton akan menyaksikan bagaimana ikatan tak suci ini berkembang, dan sulit untuk mengalihkan pandangan.
Representasi Visual Ketergantungan Toksik
Efek visual dalam film ini berfungsi untuk memperkuat tema utama yang ingin disampaikan, yaitu betapa berantakan dan tidak nyamannya sebuah hubungan. Keterikatan yang terasa mustahil untuk dilepaskan, bahkan ketika semua orang di sekitar dapat melihat bahwa hubungan tersebut sedang menuju kehancuran.
Mureks mencatat bahwa “Together” menyajikan tontonan yang gamblang selama 92 menit, di mana penonton dipaksa menyaksikan daya tarik mengerikan yang mendorong dua orang yang sangat buruk satu sama lain menuju persatuan yang tidak diinginkan, namun tak bisa mereka hindari. Ini adalah tontonan visceral dari romansa yang ditakdirkan dan horor tubuh gaya Hollywood lama yang membuat kulit merinding.
Respon Kritikus dan Pengalaman Menonton
Film ini berhasil meraih skor kritikus sebesar 90% di Rotten Tomatoes, sebuah pencapaian mengesankan mengingat sedikitnya film horor yang mencapai angka setinggi itu. Kevin Maher, kritikus film utama dari The Times, menyebutnya sebagai “wickedly effective horror satire.” Sementara itu, Harry Stainer dari Empire Magazine menggambarkannya sebagai “a modern love story with a dash of Cronenberg for good measure — a brutal portrait of messy, intense long-term love. Warts, blood, bones and all.”
Beberapa kritikus lain, meski tidak sepenuhnya “terjual,” tetap menemukan tema-tema yang direalisasikan secara grotesk dalam film ini sangat menarik untuk disaksikan. John Serba dari Decider menulis, “Together tends to fiddle with familiar tropes, and can be predictable in its broader strokes. But just because you know The Scene is coming doesn’t mean you’ll get over it anytime soon.”
Bagi sebagian penonton, intensitas horor tubuh dalam “Together” mungkin memerlukan persiapan khusus. Salah satu penonton bahkan mengakui sempat menunda menontonnya di bioskop karena khawatir akan pingsan. Namun, setelah banyak rekomendasi dan penayangan di Hulu, ia memutuskan untuk menyaksikannya dengan perut kosong, bahkan harus menonton 30 menit terakhir dalam “definisi buram” karena efek visual yang terlalu kuat.
Pengalaman menonton “Together” digambarkan sebagai sesuatu yang tak terlupakan, bahkan jika tidak ingin disaksikan lagi dalam waktu dekat. Ini adalah jenis pengalaman sinematik yang memicu rasa penasaran morbid kolektif, yang muncul setiap dekade sekali.






