Parade Mawar (Rose Parade) ke-137 resmi digelar pada Kamis (1/1) pagi waktu setempat di Pasadena, California, Amerika Serikat (AS). Perayaan tahun baru yang ikonik ini berlangsung dalam kondisi yang tidak biasa, yakni guyuran hujan deras, untuk pertama kalinya dalam dua dekade terakhir. Badai musim dingin yang kuat diketahui melanda wilayah berjuluk “Kota Mawar” tersebut.
Mengusung tema “Keajaiban dalam Kerja Sama Tim” (The Magic in Teamwork), parade tahun ini menampilkan puluhan kendaraan hias (float) yang dihiasi bunga-bunga segar, unit berkuda yang anggun, serta kelompok marching band dari berbagai penjuru AS dan belahan dunia. Seluruh peserta berparade di rute sepanjang 8,85 kilometer, memukau ribuan penonton yang hadir.
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
Sejarah Panjang Tradisi “Kota Mawar”
Rose Parade adalah salah satu perayaan tahun baru paling terkenal di AS yang secara konsisten diadakan setiap 1 Januari di Pasadena, California. Tradisi ini berawal pada tahun 1890, ketika para anggota Valley Hunt Club, sebuah klub sosial terkemuka di Pasadena, memiliki keinginan untuk memamerkan keindahan dan kesejukan iklim California Selatan kepada dunia, terutama sebagai kontras dengan musim dingin yang keras di wilayah timur AS.
Pada parade perdananya, peserta menghias kereta kuda dengan bunga-bunga segar dan mengaraknya melalui jalanan Pasadena. Acara tersebut juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan dan atraksi, seperti balapan kaki, tarik tambang, serta pertandingan polo dan kriket. Keberhasilan dan antusiasme publik membuat acara ini dengan cepat menjadi tradisi tahunan.
Seiring berjalannya waktu, penyelenggaraan parade diambil alih oleh organisasi yang kemudian dikenal sebagai Tournament of Roses Association pada tahun 1895. Organisasi inilah yang hingga kini bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan Rose Parade. Menurut Mureks, di bawah naungan asosiasi ini, parade berkembang pesat, dengan kendaraan hias (float) menjadi semakin besar dan rumit, seluruhnya ditutupi dengan bunga, daun, biji-bijian, dan bahan alami lainnya, menunjukkan kreativitas tanpa batas.
Nama “Rose Parade” secara resmi digunakan pada tahun 1902, tahun yang sama ketika Rose Bowl Game pertama kali diadakan sebagai bagian dari rangkaian acara Tournament of Roses. Sejak saat itu, Rose Parade dan Rose Bowl menjadi dua tradisi yang saling terkait erat dan identik dengan perayaan Tahun Baru di Pasadena.
Simbol Harapan dan Awal Baru
Memasuki abad ke-20, Rose Parade mulai disiarkan di televisi nasional, menjadikannya tontonan wajib bagi jutaan orang di seluruh dunia. Tema parade yang berganti setiap tahun, keikutsertaan marching band dari berbagai negara, serta kreativitas tak terbatas dalam desain kendaraan hias telah menjadikan Rose Parade sebagai simbol perayaan, harapan, dan awal yang baru bagi banyak orang.
Hingga kini, Rose Parade tetap mempertahankan ciri khasnya sebagai perpaduan antara seni, tradisi, dan semangat komunitas. Acara ini terus menjadi salah satu parade paling bergengsi dan bersejarah di Negeri Paman Sam, membuktikan bahwa bahkan di tengah guyuran hujan sekalipun, keajaiban dan semangat kerja sama tim dapat tetap bersinar.






