Angkatan Laut Israel dilaporkan melepaskan tembakan peringatan ke arah sebuah kapal perang Mesir yang memasuki perairan lepas pantai Gaza pada Kamis (8/1). Insiden ini terjadi setelah kapal Mesir tersebut mengabaikan perintah untuk kembali, memicu ketegangan di wilayah maritim yang diblokade ketat oleh Israel.
Menurut laporan Middle East Monitor yang mengutip stasiun Channel 13 berbahasa Ibrani, kapal perang Mesir itu terdeteksi memasuki perairan Gaza yang oleh Israel dianggap sebagai wilayah maritim terbatas. Kapal tersebut diketahui berangkat dari Semenanjah Sinai.
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Setelah terdeteksi, Angkatan Laut Israel segera mengerahkan kapal perang dari pangkalan Ashdod. Mereka kemudian memerintahkan kapal Mesir untuk segera kembali ke perairan teritorialnya. Namun, kapal Mesir itu tetap melanjutkan pergerakannya menuju Gaza.
Melihat kapal Mesir tidak mengindahkan peringatan, kapal-kapal Angkatan Laut Israel akhirnya melepaskan tembakan peringatan. Setelah tembakan tersebut, kapal perang Mesir itu dilaporkan memutar arah dan mundur kembali ke perairan teritorial Mesir.
Sumber militer Israel yang berbicara kepada Channel 13 pada Kamis malam menyatakan bahwa pihak Mesir bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut dan telah mengakui kesalahannya. Dalam ringkasan Mureks, insiden ini kembali menyoroti sensitivitas wilayah perairan Gaza.
Israel selama ini memberlakukan blokade laut yang ketat di perairan Gaza, menganggapnya sebagai zona terbatas. Kebijakan ini diterapkan di tengah meningkatnya ketegangan regional, terutama sejak pecahnya perang di Jalur Gaza.






