Berita

Akses Wisata Gunung Bromo via Malang Kembali Dibuka Terbatas Usai Longsor, Pembersihan Material Terus Berlanjut

Akses jalan menuju kawasan wisata Gunung Bromo melalui Kabupaten Malang, Jawa Timur, kini telah dibuka kembali secara terbatas pada Jumat, 09 Januari 2026. Pembukaan ini menyusul tuntasnya pembersihan sebagian besar material longsor yang sebelumnya menutupi jalur tersebut. Meskipun demikian, sistem buka tutup masih diberlakukan mengingat adanya sisa material yang perlu penanganan lebih lanjut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menjelaskan bahwa upaya pembersihan material longsor terus dilakukan. Menurut Sadono, dua unit truk tangki akan segera dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses penyemprotan dan pembersihan sisa material di badan jalan.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Pembersihan Material Longsor Capai 75 Persen

“Dua tangki dikerahkan ke lokasi untuk penyemprotan jalan, untuk pembersihan material longsor,” ujar Sadono Irawan kepada wartawan. Ia menambahkan, kerja bakti besar-besaran yang melibatkan tim gabungan telah berhasil menyingkirkan sebagian besar timbunan tanah dan batu.

Catatan Mureks menunjukkan, penanganan longsor yang memadukan metode manual dan penggunaan alat berat milik Bina Marga telah mencapai sekitar 75 persen. Kondisi ini memungkinkan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk melintas, meski harus bergantian.

Sadono menegaskan, “Penanganan longsor secara manual dan alat berat milik Bina Marga sudah mencapai 75 persen.” Ia juga memastikan bahwa arus lalu lintas sudah mulai kondusif. “Kondisi arus lalin sudah bisa di lewati kendaraan roda dua maupun roda empat dengan sistem buka tutup,” tandasnya, memberikan harapan bagi para wisatawan yang ingin mengunjungi Bromo.

Sebelumnya, jalur vital ini sempat tertutup total akibat longsor, mengganggu aktivitas pariwisata dan mobilitas warga sekitar. Dengan progres pembersihan yang signifikan, diharapkan akses dapat segera normal sepenuhnya.

Mureks