Pengembang game tembak-menembak orang pertama (FPS) Splitgate: Arena Reloaded, 1047 Games, menepis kekhawatiran publik terkait penurunan jumlah pemain setelah peluncuran ulang pada Desember 2025. Melalui pernyataan resminya, studio tersebut menegaskan bahwa data dari Steam Charts “tidak mengukur kesenangan” dan “tidak menunjukkan gambaran lengkap”.
Sejak diluncurkan kembali, Splitgate: Arena Reloaded belum berhasil menarik perhatian masif. Jumlah pemain bersamaan (concurrent player) di Steam sempat mencapai puncaknya di bawah 2.300 setelah rilis, namun angka tersebut terus menurun hingga di bawah 1.000 sejak Natal. Pada Rabu, 07 Januari 2026, tercatat hanya 785 pemain yang aktif, sebuah kondisi yang kurang ideal untuk sebuah gim tembak-menembak daring ‘baru’.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Menanggapi perbincangan daring mengenai performa gim yang lesu, 1047 Games mengeluarkan pernyataan yang menegaskan komitmen mereka terhadap masa depan Splitgate. “Steam Charts tidak mengukur kesenangan,” demikian bunyi pesan tersebut. “Mereka menunjukkan satu angka, di satu platform, pada satu momen tertentu. Mereka tidak menunjukkan gambaran lengkap atau bagaimana rasanya benar-benar bermain, dan mereka jelas tidak menangkap komunitas yang secara aktif membantu membentuk seperti apa Arena Reloaded ini (termasuk konten mendatang seperti Arena Royale)”.
Studio tersebut menambahkan, “Selama enam bulan terakhir, kami membangun kembali Splitgate dari awal karena kami percaya pada gim ini, tim kami, dan komunitas kami. Tim 1047 tetap berkomitmen untuk menghadirkan versi Splitgate terbaik yang memungkinkan”.
Gim Splitgate orisinal pertama kali menarik perhatian saat debut di PC pada 2019. Namun, popularitasnya meledak setelah “tidak dirilis” menjadi status beta terbuka menjelang peluncuran konsol pada 2021, yang secara tiba-tiba menarik lebih dari 10 juta pemain dan pendanaan sebesar 100 juta dolar AS.
Setelah itu, jumlah pemain Splitgate memang menurun cukup cepat. 1047 Games sempat memiliki harapan besar untuk Splitgate 2, menyebutnya “langkah revolusioner ke depan untuk gim tembak-menembak kompetitif” pada 2024. Namun, realitasnya tidak sesuai ekspektasi. CEO 1047 Games, Ian Proulx, sempat memicu kontroversi saat ia mengenakan topi bertuliskan “Make FPS Great Again” di Summer Game Fest 2025, yang dianggap merusak pengumuman kejutan battle royale studio. Paket bundel seharga 80 dolar AS di toko Splitgate 2 juga tidak memperbaiki suasana hati para pemain.
Splitgate 2 gagal saat peluncuran dan tak lama kemudian dikembalikan ke status beta. Sejumlah karyawan diberhentikan, dan gim tersebut akhirnya kembali pada Desember 2025 dengan nama baru Splitgate: Arena Reloaded. Namun, berbeda dengan peluncuran ulang sebelumnya, kali ini respons di Steam cenderung datar.
Pernyataan 1047 Games hari ini memang benar adanya; angka Steam hanya menunjukkan performa gim di platform Steam saja, tanpa memperhitungkan pemain di PlayStation, Xbox, dan Epic Games Store. Namun, menurut Mureks, tidak dapat dimungkiri bahwa Steam adalah platform gim PC yang paling dominan, dan secara ‘rasa’, Splitgate terasa seperti gim yang berorientasi PC.
Jadi, apakah situasi untuk Splitgate: Arena Reloaded seburuk yang ditunjukkan oleh angka Steam Charts? Mungkin tidak. Namun, tim redaksi Mureks mencatat bahwa situasinya juga tidak jauh lebih baik dari yang terlihat.






