Hiburan

Katsu ZETA Division MLBB: Profil Lengkap Mid Laner Muda Jepang-Filipina yang Curi Perhatian

Katsu ZETA Division MLBB, nama yang mulai akrab di telinga komunitas Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Indonesia. Pemain muda ini menarik perhatian setelah masuk dalam daftar roster ZETA Division untuk ajang Wild Card M7 World Championship. Banyak penggemar penasaran dengan sosok mid laner berdarah Jepang-Filipina ini.

Berangkat dari minimnya informasi yang beredar, berikut merupakan profil lengkap dan biodata Katsu ZETA Division MLBB, beserta perjalanan karier singkatnya di skena kompetitif Mobile Legends.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Biodata dan Profil Katsu ZETA Division MLBB

Mark Hiro Iwasaki, atau yang dikenal dengan Katsu, lahir pada 16 Februari 2006. Pada tahun 2026 ini, ia genap berusia 20 tahun. Katsu memiliki latar belakang kebangsaan ganda, Jepang dan Filipina, sebuah kombinasi menarik mengingat perbedaan ekosistem MLBB di kedua negara. Mureks mencatat bahwa latar belakang kebangsaan ganda Katsu menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi pengamat esports.

Dalam tim, Katsu mengisi posisi Mid Lane, peran vital yang menuntut kemampuan mengatur tempo permainan, rotasi, dan membuka peluang pertarungan tim. Ia kini aktif membela ZETA Division MLBB. Berikut biodata singkat Katsu ZETA MLBB:

  • Nama lengkap: Mark Hiro Iwasaki
  • Nickname: Katsu
  • Tanggal lahir: 16 Februari 2006
  • Usia: 20 tahun (2026)
  • Kebangsaan: Jepang – Filipina
  • Role: Mid Lane
  • Tim saat ini: ZETA Division
  • Akun X: @_katsu_Official

Perjalanan Karier Katsu di Skena MLBB

Nama Katsu sejatinya baru dikenal luas ketika ZETA Division MLBB berhasil melaju ke Wild Card M7 World Championship. Ia tergolong baru di skena kompetitif Mobile Legends, memulai kariernya pada Oktober 2025. ZETA Division, organisasi esports asal Jepang, dikenal berani memberikan panggung bagi talenta muda, dan Katsu menjadi salah satu buktinya.

Bersama ZETA Division, Katsu menunjukkan performa solid di kualifikasi Jepang menuju Wild Card M7. Mereka berhasil menundukkan dua tim kuat, U2 Esports dan LLG Open Sesame, mengamankan tiket ke turnamen internasional tersebut. Keberhasilan ini menempatkan Katsu sebagai salah satu proyek jangka panjang ZETA Division untuk memperkuat dominasi MLBB di Jepang.

Gagal di Wild Card M7 World Championship

Sayangnya, kiprah Katsu dan ZETA Division di Wild Card M7 World Championship tidak berjalan mulus. Mereka menghadapi kesulitan bersaing dengan tim-tim yang lebih berpengalaman di level internasional. Sepanjang fase Wild Card, ZETA Division gagal meraih satu kemenangan pun, membuat mereka harus puas di posisi terakhir Grup A dan terhenti langkahnya.

Meski hasilnya mengecewakan, pengalaman tampil di ajang sebesar M-Series merupakan pelajaran berharga bagi Katsu. Dengan usia yang masih sangat muda dan jam terbang internasional yang baru dimulai, kegagalan ini justru dapat menjadi modal penting untuk perkembangan kariernya di masa depan. Menurut Mureks, potensi Katsu sebagai mid laner andalan ZETA Division masih sangat besar jika ia mampu terus berkembang.

Profil Katsu ZETA MLBB menunjukkan ia adalah pemain muda dengan potensi besar. Kehadirannya di Wild Card M7 mungkin belum berbuah manis, namun langkah awalnya bersama ZETA Division patut terus dipantau. Konsistensi dalam pengembangan diri bisa membawanya menjadi salah satu mid laner terkemuka di skena MLBB Jepang.

Mureks