Hiburan

Mencicipi Inovasi Layar Ganda Asus ROG Zephyrus Duo 2026: Impresi Awal yang Menggoda dari CES Las Vegas

Las Vegas, Nevada – Pameran teknologi Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas kembali menjadi panggung inovasi. Salah satu perangkat yang menarik perhatian adalah Asus ROG Zephyrus Duo (2026), sebuah laptop layar ganda yang diklaim mampu mengubah pandangan skeptis terhadap konsep ini.

Sebelumnya, laptop dengan dua layar kerap dianggap sebagai eksperimen yang kurang praktis. Model pendahulu, ROG Zephyrus Duo 16, memang menawarkan ide menarik, namun layar kedua yang ramping belum sepenuhnya memukau. Namun, menurut pantauan Mureks di lokasi CES 2026, model terbaru ini memberikan pengalaman langsung yang jauh lebih mengesankan.

Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Desain Inovatif dengan Dua Layar OLED 16 Inci

Asus ROG Zephyrus Duo (2026) hadir dengan dua layar OLED 16 inci beresolusi 3K dan refresh rate 120 Hz. Kedua layar ini terhubung dengan engsel di bagian tengah, menyerupai buku raksasa. Layar bagian bawah menampung sebagian besar komponen internal. Desain ini dilengkapi dengan kickstand logam yang kokoh di bagian bawah, memastikan perangkat dapat berdiri tegak dengan stabil.

Konfigurasi layar ganda ini menawarkan fleksibilitas tinggi. Pengguna dapat memanfaatkan layar atas untuk pekerjaan utama seperti menulis, sementara layar bawah dapat digunakan untuk referensi, memutar video YouTube, atau bahkan berinteraksi di aplikasi komunikasi. Ini menjadi solusi efektif untuk mengatasi kesulitan mengatur banyak jendela di satu layar.

Performa Tinggi untuk Gaming dan Multitasking

Untuk urusan performa, Zephyrus Duo (2026) dapat dikonfigurasi dengan spesifikasi kelas atas, termasuk kartu grafis NVIDIA RTX 5090 Mobile dan prosesor Intel Core Ultra 9 386H terbaru. Kombinasi ini menjanjikan performa gaming yang sangat mumpuni. Meskipun demikian, dengan semua perangkat keras canggih yang tertanam dalam bodi yang relatif ramping, tim redaksi Mureks memperkirakan perangkat ini mungkin akan menghasilkan panas yang signifikan saat beroperasi pada beban penuh, layaknya perangkat gaming portabel bertenaga tinggi lainnya.

Kualitas Bangun dan Portabilitas

Secara keseluruhan, kualitas bangun dan sentuhan akhir perangkat ini sangat mengesankan. Keyboard terpisah yang menempel secara magnetis di atas layar bawah memungkinkan penggunaan layaknya laptop tradisional. Keyboard ini juga dapat digunakan secara nirkabel saat kedua layar ditegakkan. Kekuatan magnetnya cukup kuat namun mudah dilepas, dan engsel yang menghubungkan kedua layar terasa sangat kokoh dan tahan lama. Ini menunjukkan bahwa Asus telah memikirkan matang-matang desain dan pilihan materialnya.

Meski demikian, Zephyrus Duo (2026) bukanlah perangkat yang ringan. Dengan bobot 2,85 kg, laptop ini memang tidak bisa disebut super-portable. Bobotnya akan terasa lebih berat di dalam tas dibandingkan laptop gaming lain. Saat ditutup, perangkat ini terlihat kurang futuristik dibandingkan saat dibuka penuh.

Antisipasi Harga dan Masa Depan Inovasi Asus

Hingga saat ini, harga resmi Asus ROG Zephyrus Duo (2026) belum diumumkan, namun diperkirakan akan berada di segmen premium. Terlepas dari beberapa kekurangan yang jelas, perangkat ini berhasil meninggalkan kesan mendalam. Ini adalah perangkat yang berani dan tegas, mencerminkan identitasnya dengan jelas.

Asus dikenal dengan eksperimennya dalam format perangkat portabel. Meskipun ada keraguan apakah Zephyrus Duo akan menjadi “resep” yang membuat laptop gaming konvensional terlihat usang, upaya inovasi ini patut diacungi jempol. Publik tentu menantikan bagaimana perangkat ini akan diterima di pasar dan apakah ia akan menjadi standar baru dalam dunia laptop gaming.

Referensi penulisan: www.pcgamer.com

Mureks