CEO Arrowhead Game Studios, Shams Jorjani, memberikan petunjuk yang mengundang rasa penasaran sekaligus kengerian bagi para pemain Helldivers 2. Dalam sesi tanya jawab mendadak di Discord, Jorjani mengisyaratkan bahwa pembaruan besar berikutnya untuk game penembak orang ketiga tersebut akan sangat menantang.
Ketika seorang pengguna Discord meminta “sedikit petunjuk”, Jorjani dengan singkat menjawab, “A lot of Helldivers will die.” Pernyataan ini, tentu saja, cukup sesuai dengan deskripsi setiap pembaruan dalam sejarah Helldivers 2, baik besar maupun kecil. Namun, hal ini tidak banyak mengungkap detail spesifik tentang apa yang akan datang, melainkan lebih menumbuhkan antisipasi dan ketegangan di kalangan komunitas.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Progres Roadmap dan Rahasia Narasi
Para pemain Helldivers 2 saat ini sangat ingin tahu tentang masa depan game, mengingat arahnya yang tidak sejelas dulu. Menanggapi pertanyaan pengguna Discord lain tentang “any progress on the roadmap”, Jorjani mengonfirmasi bahwa roadmap tersebut masih dalam tahap pengerjaan.
“We are still discussing,” tulis Jorjani. “We’d like to find a way to share [quality-of-life] and certain types of roadmaps but keep story and other things hidden.” Ini menunjukkan upaya pengembang untuk menjaga elemen kejutan naratif yang menjadi ciri khas game.
Misi Mustahil dan Peran “Dungeon Master”
Mengenai perencanaan Arrowhead terkait Major Orders dan alur narasi signifikan, yang sempat diklaim seorang pengguna sebagai “mathematically impossible”, Jorjani memberikan klarifikasi. “I’m not 100% familiar with the mission design – but [as far as I know] we’ve never had an order that was mathematically impossible. Some have been designed to be VERY hard. And sometimes the community has rallied and surprised quite a bit,” ujarnya.
Pernyataan ini mencerminkan kerja keras “dungeon master” Helldivers 2, Joel, dan timnya, yang telah berkembang pesat sejak game dirilis. Menurut Mureks, pendekatan ini menjaga dinamika dan tantangan yang selalu baru bagi para pemain.
Jorjani melanjutkan dengan analogi yang menarik, menjelaskan bagaimana mereka mengelola narasi game. “[If I remember correctly] we run like you would any roleplaying game as a dungeon master,” kata Jorjani. “You plan for different outcomes along a rough campaign. We know roughly where you’re gonna end up as we head into the next big update – but not the exact details. It’s very hard trying to keep development open-ended.” Ini menunjukkan komitmen Arrowhead untuk menjaga pengalaman bermain tetap segar dan tidak terduga, meskipun dengan tantangan dalam proses pengembangan.
Referensi penulisan: www.gamesradar.com






