Nasional

Zohran Mamdani Resmi Dilantik sebagai Wali Kota New York, Catat Sejarah dan Usung Agenda Pro-Rakyat

Zohran Mamdani resmi dilantik sebagai Wali Kota New York City pada Tahun Baru 2026, mencatat sejarah sebagai wali kota Muslim pertama di kota metropolitan tersebut. Pelantikan ini menandai dimulainya masa jabatan Mamdani dengan agenda yang berfokus pada kesejahteraan dan keterjangkauan bagi seluruh warga New York.

Pelantikan Simbolis di Stasiun Bawah Tanah Bersejarah

Upacara pelantikan simbolis Zohran Mamdani dilaksanakan tepat tengah malam pada malam Tahun Baru 2026 di stasiun kereta bawah tanah Old City Hall yang sudah tidak aktif. Lokasi ini dipilih untuk merefleksikan komitmennya terhadap para pekerja yang menjadi tulang punggung mobilitas kota.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Dalam prosesi bersejarah ini, Mamdani disumpah dengan meletakkan tangannya di atas Al-Quran. Menurut juru bicara Mamdani yang dilansir New York Times, ada tiga Al-Quran yang disiapkan untuk sumpah jabatan. Pada upacara tengah malam, ia menggunakan Al-Quran milik kakeknya dan satu lagi milik penulis serta sejarawan kulit hitam Arturo Schomburg, yang dipinjamkan oleh Perpustakaan Umum New York.

Jaksa Agung Negara Bagian New York, Letitia James, memimpin pengambilan sumpah jabatan pada tengah malam. Sementara itu, Senator Vermont Bernie Sanders dijadwalkan akan menyampaikan sumpah jabatan kepada politisi sosialis demokrat tersebut pada upacara di kemudian hari.

Komitmen Kuat untuk Warga New York

Setelah pelantikan resminya di Balai Kota, Zohran Mamdani menegaskan prioritas pemerintahannya. Ia berjanji akan menjadikan New York lebih terjangkau dan ramah bagi pekerja kelas menengah ke bawah. Komitmen ini tercermin dalam agenda utamanya yang meliputi program layanan penitipan anak universal, penyediaan hunian berbiaya terjangkau, serta layanan bus gratis di seluruh kota.

Dalam pidato sambutannya, Mamdani yang didampingi istrinya, Rama Duwaji, menyampaikan rasa syukur dan tanggung jawabnya. “Ini adalah suatu kehormatan dan keistimewaan seumur hidup,” ujarnya, seperti dicatat Mureks. Ia juga menegaskan identitas politiknya: “Saya terpilih sebagai seorang sosialis demokrat dan saya akan memerintah sebagai seorang sosialis demokrat.”

Mamdani juga menekankan bahwa pemerintahannya akan bertanggung jawab penuh kepada seluruh warga New York, bukan hanya kepada kelompok tertentu. “Kami akan bertanggung jawab kepada seluruh warga New York, bukan kepada miliarder atau oligarki mana pun yang mengira mereka dapat membeli demokrasi kita,” tegas Mamdani, menggarisbawahi strategi kebijakannya yang pro-rakyat dan anti-oligarki.

Layanan bus gratis menjadi salah satu agenda utama yang ingin diwujudkan sejak awal masa jabatannya, bertujuan meringankan beban biaya transportasi bagi pekerja dan keluarga di seluruh wilayah New York.

Mureks