Fitur mobile banking (m-banking) telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan finansial modern. Namun, kemudahan ini juga menyimpan risiko besar, terutama potensi pembobolan rekening yang dapat menguras habis tabungan nasabah. Modus kejahatan digital, seperti pencurian data pribadi dan penipuan phishing, menjadi ancaman serius yang perlu diwaspadai.
Guna mengantisipasi kerugian finansial akibat kejahatan siber, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara rutin mengingatkan nasabah untuk selalu berhati-hati. Mureks mencatat bahwa OJK telah merilis sejumlah tips penting yang dapat diterapkan pemilik m-banking untuk menjaga keamanan rekening mereka, sebagaimana dikutip dari laman resmi OJK pada Minggu, 4 Januari 2026.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Tips Menghindari Kejahatan Digital Banking
- Jangan pernah memberitahukan kode akses atau Personal Identification Number (PIN) kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku dari bank.
- Hindari mencatat dan menyimpan kode akses atau nomor pribadi SMS banking di lokasi yang mudah diakses atau diketahui orang lain.
- Selalu periksa detail transaksi secara teliti sebelum mengonfirmasi untuk menjalankannya. Pastikan semua informasi sudah benar.
- Setelah melakukan transaksi, tunggu beberapa saat hingga Anda menerima respons balik atau notifikasi keberhasilan transaksi.
- Setiap transaksi akan diikuti dengan pesan notifikasi melalui SMS atau email. Periksa notifikasi ini dengan cermat dan segera hubungi bank jika Anda menemukan transaksi yang mencurigakan atau tidak Anda lakukan.
- Apabila Anda merasa PIN telah diketahui orang lain, segera lakukan penggantian PIN untuk mencegah penyalahgunaan.
- Jika kartu SIM (SIM Card) Anda hilang, dicuri, atau dipindahtangankan, segera laporkan ke cabang bank terdekat atau hubungi call center bank untuk pemblokiran dan penanganan lebih lanjut.
- Waspadai aplikasi di internet yang berpotensi sebagai spam atau malware. Aplikasi semacam ini dapat mencuri data pribadi dan menyalahgunakannya di kemudian hari.
- Hindari melakukan transaksi perbankan di tempat umum yang menyediakan Wi-Fi gratis atau warnet, karena data pribadi Anda berisiko dicuri oleh pihak tidak bertanggung jawab dalam jaringan yang sama.
- Selalu pastikan untuk melakukan proses logout atau keluar dari akun setelah selesai melakukan transaksi di internet banking.
- Apabila Anda berganti ponsel, pastikan semua data pribadi dan aplikasi perbankan telah terhapus sepenuhnya untuk menghindari penyalahgunaan oleh pengguna ponsel berikutnya.
Dengan menerapkan langkah-langkah keamanan ini, nasabah dapat meminimalkan risiko pembobolan rekening dan menjaga keamanan finansial mereka di era digital. Kewaspadaan menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai modus kejahatan siber yang terus berkembang.






