Warga di sejumlah kecamatan di kawasan Puncak, Cianjur, Jawa Barat, dihebohkan oleh suara dentuman keras yang disertai kilatan cahaya misterius. Peristiwa tak biasa ini dilaporkan terjadi pada Senin (5/1) malam, memicu kepanikan di kalangan masyarakat.
Emma Maryani (33), seorang warga Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, mengaku mendengar langsung suara dentuman tersebut. “Bahkan sempat terekam CCTV di rumah, saya awalnya hanya mengira suara dentuman itu berasal dari ban kendaraan yang pecah atau meletus,” ujar Emma, Rabu (7/1).
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Menurut Emma, dentuman dan kilatan cahaya itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Kekuatan dentuman tersebut membuat warga sekitar rumahnya panik dan berhamburan keluar. “Dentumannya terdengar sekali, tapi sangat keras dan jelas. Warga sekitar rumah juga sempat panik dan berhamburan keluar rumahnya,” jelasnya.
Kesaksian serupa disampaikan oleh Deddy (45), warga Desa Gadog, Kecamatan Pacet, Cianjur. Ia juga mendengar bunyi dentuman sekitar pukul 22.00 WIB. “Suaranya terdengar keras dan menggelegar, dan hanya sekali saja. Belum tahu sumbernya dari mana,” kata Deddy.
Selain suara dentuman, Deddy menambahkan bahwa beberapa warga juga melihat kilatan cahaya merah di langit. “Sebagian warga sempat ada yang melihat dari atas ke bawah. Tapi, saya sendiri tidak melihatnya, karena saat mendengar suara itu sedang berada di dalam rumah,” tuturnya.
Camat Cipanas, Yudi Adhi Nugroho, membenarkan adanya laporan mengenai bunyi dentuman tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa sumber dan asal-usul fenomena itu belum dapat dipastikan. “Betul, saya sudah menerima laporannya. Sedang dikaji, sumbernya dari mana,” ujar Yudi.
Yudi meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi dan tetap tenang. “Karena kita tidak bisa asal memberikan statement, karena ini atau itu, kita percayakan ke pihak yang berwenang saja,” ucapnya. Mureks mencatat bahwa pihak berwenang sedang menelusuri kejadian ini.
Untuk menghindari kepanikan dan penyebaran informasi yang tidak jelas, Yudi mengimbau warga agar tetap tenang dan mempercayakan penelusuran kepada pihak yang berwenang. “Tetap tenang, tidak usah panik. Kita percaya kepada pihak yang berwenang yang sedang menelusuri hal ini,” pungkas Yudi.






