Topaz Energy (TPZ:CA, TPZEF) menarik perhatian investor dengan model bisnisnya yang menawarkan arus kas tangguh dan keamanan dividen. Perusahaan ini memanfaatkan infrastruktur royalti serta eksposur terhadap harga gas alam dan minyak di Kanada, menjadikannya pilihan menarik di sektor energi.
Meskipun harga gas alam sempat melemah sepanjang tahun 2025, Topaz Energy berhasil mempertahankan kinerja keuangan yang kuat. Pendapatan dari infrastruktur dan aset likuid perusahaan menjadi penopang utama, menghasilkan arus kas bebas yang solid. Mureks mencatat bahwa hal ini memungkinkan Topaz Energy untuk menjaga imbal hasil dividen sebesar 5% yang tercakup dengan nyaman.
Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id
Strategi Pertumbuhan dan Proyeksi Keuangan
Model bisnis Topaz Energy dikenal ringan modal, yang memberikan fleksibilitas bagi perusahaan untuk melakukan akuisisi dan merger (M&A) senilai 150 juta dolar Kanada setiap tahun. Strategi ini menargetkan pengembalian investasi antara 10% hingga 18%.
Manajemen Topaz Energy optimistis terhadap prospek jangka panjang. Mereka memproyeksikan arus kas pra-pajak per saham akan mencapai antara 2,60 dolar Kanada hingga 4,20 dolar Kanada pada tahun 2030. Proyeksi ini mengindikasikan potensi pertumbuhan signifikan bagi para pemegang saham.
Valuasi dan Prospek Pasar
Saat ini, valuasi Topaz Energy berada pada kisaran 12 hingga 13 kali arus kas bebas. Angka ini mungkin tidak tergolong murah, namun prospek pemulihan harga gas alam di masa depan, ditambah dengan alokasi modal yang disiplin oleh perusahaan, menjadi dasar bagi profil pertumbuhan dan imbal hasil yang menarik bagi TPZEF.
Seorang analis yang telah menjadi pemegang saham Topaz Energy sejak perusahaan melantai pada tahun 2020, menilai perusahaan ini sebagai cara terbaik untuk mendapatkan eksposur terhadap gas alam dan infrastruktur pemrosesan penting.






